Jepang Setop Bantu Pembangunan Proyek PLTU Indramayu

Sudirman Wamad - detikJabar
Jumat, 24 Jun 2022 22:18 WIB
Foto: Dikhy Sasra
Bandung -

Pemerintah Jepang mengumumkan akan menghentikan pemberian pinjaman untuk proyek pembangunan PLTU di sejumlah negara termasuk Indonesia. Salah satunya proyek PLTU di Indramayu.

Dilansir Nikkei Asia, informasi penghentian pendanaan itu diumumkan oleh pemerintah Jepang pada Rabu (22/6/2022). Selain Indonesia, Jepang akan mengambil tindakan yang sama pada PLTU Matarbari di Bangladesh.

Kebijakan yang diambil pemerintah Jepang itu sebagai tanggapan kritik internasional terhadap pembangkit listrik tenaga batu bara, sumber utama emisi gas rumah kaca yang berkontribusi besar pada pemanasan global.

Tahun lalu, negara G-7 menyepakati untuk menghentikan bantuan proyek PLTU batu bara. G-7 merupakan organisasi yang berisi tujuh negara maju dengan ekonomi terbesar di dunia. Organisasi tersebut terdiri dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang dan Amerika Serikat, ditambah Uni Eropa.

Keputusan ini membuat Indonesia dan Bangladesh melalukan studi proyek pembanguan yang bantuannya bersumber dari Jepang.

"Kami memutuskan bahwa kami tidak dapat melanjutkan lebih jauh dengan kasus-kasus ini sebagai subjek pinjaman yen," kata Sekretaris Pers Kementerian Luar Negeri Hikariko Ono pada konferensi pers, dilansir melalui Nikkei Asia, yang dikutip melalui detikFinance, Kamis (23/06/2022).

Pemerintah Jepang tetap akan membantu negara berkembang agar bebas emosi karbon.




(dir/bbn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork