Kabar Internasional

Ada 4 Bangsa Alien yang Mungkin Menyerang Bumi

Tim detikInet - detikJabar
Kamis, 23 Jun 2022 19:00 WIB
Ilustrasi diculik alien
Ilustrasi alien. (Foto: dok Wallpapercave)
Jakarta -

Di Galaksi Bima Sakti ini diperkirakan ada sekitar empat peradaban alien yang mungkin eksis. Bahkan tidak menutup kemungkinan alien ini berbahaya dan menyerang Bumi!

Pandangan ini merupakan eksperimen baru yang diinisiasi astronom amatir dan mahasiswa resolusi konflik di University of Vigo di Spanyol bernama Alberto Caballero.

Dikutip dari detikInet, Kamis (23/6/2022), Cabalerro sebelumnya pernah mengklaim telah menemukan sumber sinyal alien 'WOW' lewat penelitiannya yang diterbitkan di International Journal of Astrobiology.


Melalui makalah terbarunya yang bertajuk 'Estimating the Prevalence of Malicious Extraterrestrial Civilizations', Caballero memberikan prediksinya tentang jumlah peradaban alien berbahaya.

Caballero berharap studi ini bisa membantu ilmuwan lain untuk menganggap praktik Messaging Extraterrestrial Intelligence (METI) lebih serius dan menentukan seberapa besar bahaya yang akan muncul jika manusia terus mencoba menghubungi alien.

Namun perlu dicatat, studi Caballero ini hanya 'thought experiment' dan belum diverifikasi oleh astronom lain. Tujuan dari estimasinya adalah untuk menyibak misteri tentang berapa banyak peradaban alien yang mungkin bisa mengembalikan pesan yang kita kirim.

Demi mendapatkan angka tersebut, Caballero menghitung jumlah invasi yang pernah terjadi di Bumi selama 50 tahun terakhir. Ia lalu menggunakan data tersebut dan menerapkannya pada estimasi jumlah exoplanet di Bima Sakti. Menurut data ilmuwan SETI dari Italia Claudio Maccone, ada 15.785 peradaban di Bima Sakti.

Dalam perhitungan Caballero, ada empat peradaban yang kemungkinan berbahaya dan berpotensi menyerang Bumi. Tapi kemungkinan serangan alien terjadi dalam waktu dekat sangat kecil.

"Kemungkinan invasi luar angkasa oleh peradaban yang planetnya kita kirimi pesan, sekitar dua kali lipat lebih rendah daripada kemungkinan tabrakan asteroid pembunuh planet," kata Caballero dalam makalahnya, seperti dikutip dari Vice, Selasa (31/5/2022).

Caballero menambahkan kemungkinan ada kurang dari satu peradaban alien berbahaya di Bima Sakti yang sudah menguasai perjalanan luar angkasa. Empat peradaban ini juga diprediksi memiliki tingkat kecanggihan teknologi yang sama seperti manusia.

Caballero menyimpulkan semakin canggih sebuah peradaban, semakin kecil kemungkinan mereka menyerang peradaban lain. Ini mengindikasikan peradaban alien yang bisa menghancurkan Bumi mungkin tidak tertarik meluncurkan serangan karena sudah sangat maju.

"Saya membuat makalah ini berdasarkan kehidupan yang kita ketahui. Kita tidak tahu pikiran alien. Peradaban alien mungkin memiliki otak dengan komposisi kimia yang berbeda dan mereka mungkin tidak memiliki empati seperti kita atau mereka mungkin memiliki perilaku psikopatologis," pungkasnya.

(ors/ors)