BKSDA Lepasliarkan Kijang yang Sempat Masuk Ruang Kelas di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Sabtu, 18 Jun 2022 13:30 WIB
Kijang yang sempat masuk ruang kelas di Ciamis dilepasliarkan.
Foto: Dadang Hermansyah
Ciamis -

Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Ciamis melepasliarkan seekor kijang atau mencek di Suaka Margasatwa Gunung Sawal wilayah Cihaurbeuti. Sebelumnya kijang tersebut sempat buat geger warga perkotaan Ciamis.

Seekor kijang atau mencek ini sempat bikin geger yang tiba-tiba masuk ke ruang kelas SDN 5 Maleber, Ciamis, Selasa (31/5/2022). Bahkan anak-anak sempat ketakutan dengan kemunculan kijang tersebut.

Satwa dilindungi itu langsung dievakuasi dan diamankan di kantor Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Ciamis. Setelah beberapa pekan dirawat, kijang kemudian dilepasliarkan, Jumat (17/6/2022).


"Kita telah melaksanakan pelepasliaran kijang jantan di Gunung Sawal. Kita Ketahui kijang ini berasal dari Kecamatan Maleber yang masuk ke lingkungan sekolah dasar di Ciamis. Kita evakuasi dan diduga kijang tersebut berasal dari kawasan SM Gunung Sawal," ujar Kasi Konservasi Wilayah VI Bidang Tatang Rustandi.

Sebelum dilepasliarkan, kijang tersebut diperiksa kesehatannya. Hasil pemeriksaan kijang dalam kondisi sehat.

Sebelumnya, satwa dilindungi bernama latin Muntiacus muntjak ini secara tiba-tiba muncul dan masuk ke ruang kelas. Beruntung warga berhasil mengamankannya. Kemudian petugas Bidang KSDA III Ciamis langsung mendatangi lokasi dan membawanya.

Kijang tersebut berjenis kelamin jantan, memiliki ukuran cukup besar berusia sekitar 3-5 tahun. Kondisinya masih cukup liar dan sehat. Namun saat dievakuasi terdapat luka akibat benturan dengan bangku dan benda keras lainnya saat berada di ruang kelas.

Kijang yang sempat masuk ruang kelas di Ciamis dilepasliarkan.Kijang yang sempat masuk ruang kelas di Ciamis dilepasliarkan. Foto: Dadang Hermansyah

BKSDA pun belum mengetahui pasti asal muasal kijang tersebut. Namun menurut keterangan warga, di sekitar lokasi kejadian tidak ada yang memelihara satwa tersebut.

Habitat satwa ini adalah di hutan di kawasan Gunung Sawal. Lokasinya pun cukup jauh namun masih ada akses menuju ke Gunung Sawal. Ada koridor antara habitatnya dengan wilayah perkotaan, yakni menyusuri bantaran Sungai Cileueur.



Simak Video "Momen Anggota DPRD Garut Ngamuk, Gebrak Meja-Banting Mic saat Rapat"
[Gambas:Video 20detik]
(tey/tya)