4 Warga Subang Meninggal Akibat DBD

Dwkiy Maulana Vellayati - detikJabar
Jumat, 17 Jun 2022 15:10 WIB
Mosquito sucking blood on a human hand
Ilustrasi DBD (Foto: thinkstock)
Subang -

. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi mengatakan, tahun ini terdapat 80 warga Subang yang terkonfirmasi DBD.

"Kasus DBD hingga hari ini kita mencatat ada 80 warga yang terkena DBD sampai Bulan Juni ini. Kami mencatat untuk angka kematian ada 4 orang," ujar Maxi saat ditemui detikJabar di kantornya, Jumat (17/6/2022).

Walau demikian, kasus DBD tahun ini di Subang tak sebanyak tahun lalu. Untuk tahun 2021, kasus masyarakat terjangkit penyakit DBD tersebut mencapai angka 200 lebih.


"Tahun kemarin kita mencatat ada 241 kasus DBD di Subang, jadi tidak ada peningkatan kasus dibanding tahun kemarin maupun tahun-tahun sebelumnya. Kemungkinan tahun ini tidak ada penambahan kasus," katanya.

"Memang penyakit DBD ini sudah dikatakan endemi yah, tapi memang selalu ada yang terjangkit setiap bulannya tapi tidak ada lonjakan apapun," kata Maxi melanjutkan.

Di Kabupaten Subang sendiri, menurut Maxi, terdapat beberapa wilayah yang rentan potensial terjangkit DBD. Terutama di daerah Subang Selatan.

Sementara itu, untuk mencegahnya terjaring penyakit DBD, Maxi meminta kepada masyarakat agar terus menerapkan hidup sehat. Terlebih, di saat musim penghujan kemarin yang dimana terdapat banyaknya genangan air yang dapat menimbulkan penyakit DBD.

"Untuk mencegahnya yaitu tetap masyarakat harus menjalankan hidup sehat. Apalagi banyak juga setelah hujan banyak kayak genangan-genangan air itu harus diperhatikan oleh masyarakat, soalnya, pada musim pancaroba ini nyamuk memang selalu berkembang" kata Maxi.

(yum/yum)