Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, terus dilakukan kepolisian Maritim Bern. KBRI Bern menyebut, kepolisian telah berupaya menyusuri 29 KM wilayah Sungai Aare.
"Hingga Sabtu (4/6) sore, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan," demikian pernyataan KBRI Bern dalam situs resminya, seperti dikutip detikJabar, Minggu (11/6/2022).
Dalam beberapa hari ke depan, cuaca diperkirakan akan diliputi hujan dan badai terutama di daerah pegunungan. Hal itu, akan memicu tingginya debit sungai terpanjang di Swiss tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Metode pencarian yang terus dilakukan adalah dengan patroli perahu dan patroli darat. Sedangkan penggunaan metode lainnya akan sangat bergantung pada jumlah debit air, tingkat kekeruhan air, dan cuaca di sepanjang area pencarian yang dapat berubah sewaktu-waktu," tulis KBRI Bern.
Selain itu, saat ini Swiss telah memasuki musim panas. Naiknya temperatur akan berdampak pada penambahan debit air dan intensitas aktivitas pengunjung di sepanjang Sungai Aare.
"Peningkatan dinamika di sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian," tulis KBRI.
Seperti diketahui, KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Eril pada Kamis (26/5). Putra sulung dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu dilaporkan hilang kontak saat berenang di Aare.
(yum/yum)










































