Relawan Sandiaga Uno Gelar Pelatihan UMKM untuk Emak-emak di Bandung

Relawan Sandiaga Uno Gelar Pelatihan UMKM untuk Emak-emak di Bandung

Jihaan Khoirunnisa - detikJabar
Selasa, 31 Mei 2022 10:00 WIB
Relawan Sandiaga di Bandung
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Relawan yang tergabung dalam UKM Emak-emak For Sandi Kabupaten Bandung menggelar pelatihan pembuatan milkshake strawberry. Pelatihan ditujukan bagi pelaku UMKM di Bandung, Jawa Barat.

Ketua Emak-emak For Sandi Bandung Rodiah mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan buah strawberry yang cukup melimpah di Bandung. Selain itu, ia juga ingin membangkitkan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi.

"Supaya emak-emak bisa meningkatkan taraf ekonomi, bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang kemarin sempat kena pandemi, ibu-ibu banyak yang nganggur dan sekarang maju dan bangkit lagi untuk meningkatkan ekonomi," kata Rodiah dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).


Dia pun berharap melalui pelatihan ini emak-emak dan UMKM bisa berdiri sendiri, menciptakan ekonomi sendiri, serta meningkatkan pendapatan.

"Harapannya nanti emak-emak dan UMKM bisa berdiri sendiri, menciptakan ekonomi sendiri, pendapatan makin maju," tuturnya.

Salah satu perwakilan emak-emak Sri Harsini merasa sangat terbantu dengan pelatihan yang digelar. Ia menilai ilmu yang didapat pada kegiatan tersebut bermanfaat sehingga emak-emak dapat berpikir lebih jauh dan bisa meningkatkan perekonomiannya.

"Sangat membantu, kita para emak-emak bisa berpikir lebih jauh dengan ilmu yang kita dapat untuk meningkatkan kehidupan ekonomi kita supaya lebih baik lagi ke depannya," kata Sri.

Selain pelatihan, masyarakat juga datang untuk mendukung Menparekraf Sandiaga Uno di Pilpres 2024. Mereka berharap dengan Sandiaga maju menjadi presiden maka ekonomi akan stabil dan masyarakat tidak lagi kekurangan sandang-pangan.

"Kita berharap kalau Pak Sandi jadi presiden bisa mewujudkan masyarakat kecil dengan menstabilkan ekonomi, membuat ekonomi lebih baik dan kita tidak kekurangan sandang pangan sehingga kita tidak takut ekonomi yang sulit," pungkas Sri.

(akd/ega)