Kapolri: Sistem One Way Kemungkinan Diperpanjang

Dian Firmansyah - detikJabar
Sabtu, 07 Mei 2022 22:38 WIB
Kapolri Jendera; Pol Listyo Sigit
Kapolri Jendera; Pol Listyo Sigit (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Karawang -

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung arus balik di Tol Trans Jawa pada Sabtu (7/5/2022). Menggunakan helikopter, Listyo bersama rombongan memantau langsung melalui udara, berikut data-data yang dilaporkan dari jajaran dan pihak terkait.

Listyo menyebutkan jika arus balik terus alami peningkatan sejak dari hari lebaran sampai H+4 lebaran.

"Ada kecenderungan terjadi peningkatan terakhir mulai dari 79 (ribu) kemudian naik 100, masuk ke 158 dan diperkirakan malam ini akan meningkat di angka 160 kendaraan) ribu rata-rata sampai dengan besok," ujar Kapolri saat melakukan press conference di kantor Jasa Marga sekitar GT Cikatama, Karawang, Sabtu (7/5/2022).


Listyo menjelaskan dengan kecenderungan terus meningkatnya arus kendaraan, maka pihaknya akan terus melakukan rekayasa arus baik one way atau contraflow.

"Tentunya angka ini menjadi perhatian kita kemudian di Kalikangkung kita lihat terjadi peningkatan khususnya dimulai dari jam 15:00-17:00 angka nya terus naik di atas 5.000 sehingga kecenderungannya ini akan berdampak 6-7 jam kemudian di wilayah Cikatama," katanya.

Saat ini sistem one way masih diberlakukan sejak Kilometer 414 Kalikangkung sampai Kilometer 28 Tol Cikampek, sedangkan dari Kilometer 28 sampai Kilometer 3+500 diberlakukan sistem contraflow.

"Terkait dengan evaluasi fluktuasi angka-angka tersebut ada kemungkinan bahwa akan dilakukan perpanjangan one way, mungkin detail akan disampaikan Kakorlantas, karena memang dari angka yang ada one way harus kita tambahkan waktunya," pungkas Kapolri.

1,2 Juta Kendaraan Belum Kembali ke Jabodetabek

Jasa marga mencatat sebanyak 1,2 juta kendaraan pemudik atau 60% dari jumlah kendaraan yang mudik belum melakukan perjalanan kembali ke Jabotabek.

Angka itu merupakan angka realisasi kendaraan yang kembali ke Jabotabek dibandingkan dengan kendaraan meninggalkan Jabotabek periode H-10 sampai dengan H+1.

"Kami mencatat total 2 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-10 s.d H1, atau pada 22 April-2 Mei 2022. Hingga kemarin, kami mencatat baru sekitar 815 ribu kendaraan yang kembali ke Jabotabek, yang berarti masih ada sekitar 60% atau 1,2 juta kendaraan yang belum kembali," ujar Dwimawan Heru Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, melalui keterangan tertulis yang diterima detikjabar, Sabtu (07/05/2022).

Jasa Marga memprediksi besok, Minggu (8/5), masih merupakan puncak arus balik dimana jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada hari tersebut adalah sebanyak 269.444 kendaraan, naik 53,6% dari lalu lintas normal periode November 2021.

Melihat masih ada lebih dari setengah dari total kendaraan mudik via jalan tol yang belum kembali, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk kembali mengatur waktu perjalanan.

"Sejak kemarin, kami mengimbau masyarakat untuk tidak pulang di puncak arus balik besok. Kami berharap dengan adanya kebijakan perpanjangan libur anak sekolah hingga 12 Mei 2022, maka lalu lintas sebesar 60% yang belum kembali tadi bisa terdistribusi hingga pekan depan. Namun jika tetap pulang besok, kami mohon pengguna jalan untuk bersabar karena jumlah lalu lintas yang datang secara bersamaan menuju Jabotabek akan luar biasa," kata Haru.

(bbn/yum)