Kabupaten Bandung Barat

Piknik ke Lembang, Wisatawan Terjebak Macet 2 Jam di 'Jalur Tikus'

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 05 Mei 2022 16:03 WIB
Kendaraan wisatawan terjebak macet di Jalur Alternatif Lembang saat libur Lebaran 2022.
Kemacetan kendaraan di jalur alternatif menuju kawasan wisata Lembang. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung Barat -

Wisatawan dari berbagai daerah yang hendak menghabiskan waktu libur Lebaran Idul Fitri di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), perlu ekstra bersabar. Bukan tanpa alasan, hal itu karena padatnya arus lalu lintas menuju kawasan Lembang, baik melalui jalur arteri Jalan Raya Lembang maupun via jalur alternatif atau 'jalur tikus' di Jalan Kolonel Masturi.

Kisah itu dirasakan Ririn Febriani, wisatawan asal Purwakarta. Dia dan keluarganya terjebak di Jalan Cisarua menuju ke objek wisata Lembang Park and Zoo, Kamis (5/5/2022) siang. Mobilnya terjebak macet selama dua jam di 'jalur tikus'.

"Iya terjebak macet waktu mau ke Lembang Park and Zoo sama keluarga. Dari Purwakarta jam sembilan pagi, sampai di Bandung sekitar jam 12. Dari situ ke arah Lembang Park Zoo dua jam di jalan (terjebak macet)," ujar Ririn.


Kepadatan menuju objek wisata Lembang Park and Zoo karena adanya buka tutup jalan di setiap persimpangan, mulai dari Simpang Cihanjuang Rahayu dari arah Cimahi, Simpang Patrol, serta dari arah Sersan Bajuri. "Memang dijaga sama polisi, tapi buka tutup. Karena padat banget di jalannya. Kendaraan dari arah Cisarua juga ada yang dibelokkan lagi ke Cimahi karena macet, terus dari arah Lembang Park and Zoo ke Cimahi diluruskan ke arah Sersan Bajuri," tutur Ririn.

Perjuangannya melewati kepadatan jalur alternatif di Jalan Kolonel Masturi masih dinanti dengan antrean wisatawan yang hendak masuk ke Lembang Park and Zoo di gerai tiket. "Memang antreannya panjang banget waktu mau beli tiket. Area di dalamnya juga agak padat," kata Ririn.

Tim Pengurai Kemacetan

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan untuk mengurai kepadatan di jalur alternatif arah Lembang, termasuk Jalan Kolonel Masturu, pihaknya menyiagakan tim pengurai kemacetan dan melakukan pembuangan kendaraan wisatawan yang mengarah ke Lembang.

"Untuk jalur alternatif menuju Lembang seperti Jalan Kolonel Masturi, antisipasinya kita menyimpan anggota di setiap persimpangan, kemudian tim urai 10 personel," kata Sudirianto.

Selain itu, polisi menerapkan kanalisasi dengan menutup kendaraan dari arah Lembang ke Cimahi dan Padalarang menuju Jalan Cihideung-Sersan Bajuri, Kota Bandung. "Apabila macet di kolonel Masturi, nanti kendaraan dari Cisarua dibuang ke Cihanjuang, kemudian dari arah Patrol juga dibelokkan ke kanan arah Parongpong," tutur Sudirianto.

Kemudian bus wisatawan berukuran besar serta truk juga dilarang untuk melintasi Jalan Kolonel Masturi dan Cisarua karena lebar jalan yang sempit dan rawan longsor. "Untuk bus dilarang lewat, karena kondisi lebar jalan sempit, kemudian di Imah Seniman rawan longsor, jadi dibatasi dan dilarang masuk," ujar Sudirianto.

(bbn/bbn)