Nabi Luth AS adalah nabi dan rasul utusan Allah SWT yang diperintahkan menyampaikan ajaran tauhid ke kaum Sadum atau Sodom. Mereka dikenal dengan perilaku menyimpangnya yaitu menyukai sesama jenis.
Dijelaskan dalam Qashashul Anbiya karangan Ibnu Katsir terjemahan Umar Mujtahid dkk, Nabi Luth AS merupakan putra dari Haran bin Tarih atau Azar. Luth AS adalah keponakan dari Nabi Ibrahim AS, karena ayahnya saudara dari Ibrahim AS.
Kota Sodom sendiri dihuni oleh penduduk yang banyak melakukan maksiat. Sifat mereka sangat buruk, sampai-sampai tak segan melakukan perbuatan keji seperti merampok serta membunuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai utusan Allah SWT, Nabi Luth AS berdakwah dan menyerukan penduduk Sodom untuk bertobat kepada Sang Khalik. Namun, seruan sang nabi justru tidak dihiraukan dan mereka terus berada dalam kesesatan.
Terkait keingkaran kaum Sodom ini diterangkan dalam surah Al Anbiya ayat 74-75,
وَلُوْطًا اٰتَيْنٰهُ حُكْمًا وَّعِلْمًا وَّنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِيْ كَانَتْ تَّعْمَلُ الْخَبٰۤىِٕثَ ۗاِنَّهُمْ كَانُوْا قَوْمَ سَوْءٍ فٰسِقِيْنَۙ وَاَدْخَلْنٰهُ فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ ࣖ
Artinya: "Kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya, mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik. Kami memasukkannya (Nabi Luth) ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya dia termasuk golongan orang-orang yang saleh."
Saking sesatnya kaum Sodom, para pendatang yang singgah di sana banyak dijadikan korban. Kaum Sodom tak segan membunuh pendatang yang menentang mereka.
Namun, apabila pendatang itu memiliki rupa yang tampan maka dia dijadikan rebutan para pria penyuka sesama jenis. Hal yang sama berlaku bagi wanita yang cantik.
Nabi Luth AS terus berdakwah dan tak lelah menyampaikan kebaikan kepada kaum Sodom dan membimbing mereka agar sadar akan kesesatan yang telah menjerumuskan mereka. Sayangnya, hal itu tidak didengar oleh penduduk Sodom.
Alih-alih bertobat, penduduk Sodom malah mengusir Luth AS dan mengancamnya. Hal ini diceritakan dalam surah Asy-Syu'ara ayat 160-167,
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ ۖ اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ لُوْطٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ اَتَأْتُوْنَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعٰلَمِيْنَ ۙ وَتَذَرُوْنَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِّنْ اَزْوَاجِكُمْۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُوْنَ قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰلُوْطُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِيْنَ
Artinya: "Kaum Luth telah mendustakan para rasul. Ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul terpercaya (yang diutus) kepadamu. Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. imbalanku tidak lain hanyalah dari tuhan semesta alam. Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks)? Sementara itu, kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istrimu? Kamu (memang) kaum yang melampaui batas." Mereka menjawab, "Wahai Luth, jika tidak berhenti (melarang kami), niscaya engkau benar-benar akan termasuk orang-orang yang diusir."
Turut dikisahkan dalam Shahih Qashashil Qur'an karya Syaikh Hamid Ahmad Ath-Thahir Al-Basyuni yang diterjemahkan Muhyiddin Mas Rida Lc, kaum Sodom melawan fitrah yang Allah SWT berikan. Mereka sering memutar balikkan tabiat.
Luth AS lantas berdoa kepada Sang Khalik agar kaumnya diberi azab. Akhirnya, dikirimkanlah malaikat sebagai tamu yang menyamar dalam bentuk pemuda tampan.
Kaum Sodom yang melihatnya langsung berbondong-bondong mendatangi rumah Luth AS dan meminta sang nabi menyerahkan pemuda tampan itu. Para malaikat yang diutus lalu mengungkap siapa mereka sebenarnya dan mengatakan azab Allah SWT akan turun ketika Subuh.
Nabi Luth AS dan pengikutnya diperintahkan meninggalkan kota itu pada malam hari. Selama keluar, mereka juga tidak boleh menoleh ke belakang agar tidak melihat siksaan yang terjadi.
Azab Sang Khalik turun waktu subuh. Longsor, hujan batu hingga ditimpanya kaum Sodom dengan bebatuan besar datang sebagai azab dari Allah SWT. Ini terjadi terus-menerus hingga kaum sodom binasa seperti diceritakan dalam surah Al Qamar ayat 33-39.
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطٍ ۢبِالنُّذُرِ اِنَّآ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا اِلَّآ اٰلَ لُوْطٍ ۗنَجَّيْنٰهُمْ بِسَحَرٍۙ نِّعْمَةً مِّنْ عِنْدِنَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ مَنْ شَكَرَ وَلَقَدْ اَنْذَرَهُمْ بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ وَلَقَدْ رَاوَدُوْهُ عَنْ ضَيْفِهٖ فَطَمَسْنَآ اَعْيُنَهُمْ فَذُوْقُوْا عَذَابِيْ وَنُذُرِ وَلَقَدْ صَبَّحَهُمْ بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّۚ فَذُوْقُوْا عَذَابِيْ وَنُذُرِ
Artinya: "Kaum Luth pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya). Sesungguhnya, Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Kami selamatkan sebelum fajar menyingsing. Sebagai nikmat dari kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Dan, sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami. Maka, mereka mendustakan ancaman-ancaman itu. Dan, sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka. Maka, rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. Dan, sesungguhnya pada esok harinya, mereka ditimpa azab yang kekal. Maka, rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku."
Naudzubillah min dzalik.
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji