Rukun Iman dan Rukun Islam: Makna dan Perbedaannya

Rukun Iman dan Rukun Islam: Makna dan Perbedaannya

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Senin, 12 Okt 2026 08:45 WIB
Ilustrasi seorang anak sedang membaca Al-Quran
Ilustrasi beriman kepada Al-Qur'an. Foto: Pexels/Abdullah Ghatasheh
Jakarta -

Rukun iman dan rukun Islam merupakan dua fondasi utama dalam ajaran agama Islam yang saling melengkapi dan membentuk keimanan serta ketakwaan seorang muslim. Rukun iman berfokus pada pilar-pilar kepercayaan yang wajib diyakini dengan kesungguhan hati, sementara rukun Islam menetapkan kewajiban ibadah dan amalan yang harus dijalankan.

Memahami dan mengamalkan keduanya secara beriringan menjadi kewajiban mutlak bagi setiap umat Islam.

Makna Rukun Iman

Rukun iman merupakan pilar-pilar keimanan yang wajib dimiliki seorang muslim. Rukun iman berjumlah enam yang didasarkan langsung dari ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip buku Mengenal Rukun Iman dan Islam karya Miftahul Basar, berikut adalah bunyi hadits yang dijadikan sandaran utama mengenai rukun iman.

Rasulullah SAW bersabda, "Iman adalah: kamu beriman kepada Allah dan malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari kemudian dan takdir yang baik maupun yang buruk." (HR Muslim)

ADVERTISEMENT

6 Rukun Iman dan Pengertiannya

Berikut enam rukun iman dan pengertiannya yang disadur dari buku Kumpulan Kultum Praktis Sepanjang Tahun oleh Ririn Dwi Utami.

1. Beriman kepada Allah

Beriman kepada Allah SWT adalah dengan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Iman kepada Allah SWT meliputi tiga aspek, yakni tauhid rububiyah (meyakini Allah SWT sebagai pencipta), tauhid uluhiyah (menyembah hanya kepada Allah SWT), dan tauhid asma wa sifat (meyakini kesempurnaan nama dan sifat-Nya).

2. Beriman kepada Malaikat Allah

Beriman kepada malaikat berarti meyakini bahwa mereka adalah makhluk yang diciptakan Allah SWT dari cahaya, yang tidak pernah melakukan maksiat dan senantiasa patuh melaksanakan perintah Allah SWT.

3. Beriman kepada Kitab Allah

Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para rasul untuk dijadikan pedoman hidup manusia. Kepada Nabi Musa AS, Allah SWT menurunkan kitab Taurat, kepada Nabi Daud AS, Allah SWT menurunkan kitab Zabur, dan kepada Nabi Isa AS, Allah SWT menurunkan kitab Injil. Kitab terakhir yang diturunkan Allah SWT adalah Al-Qur'an, diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya dan pedoman manusia hingga akhir zaman.

4. Beriman kepada Rasul Allah

Beriman kepada rasul-rasul Allah SWT adalah meyakini bahwa rasul adalah manusia pilihan Allah SWT yang diutus untuk menyampaikan risalah-Nya. Jumlah nabi dan rasul sangat banyak, tetapi umat Islam wajib mengetahui 25 di antaranya, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW.

5. Beriman kepada Hari Akhir

Beriman kepada hari akhir berarti meyakini adanya kehidupan setelah mati, termasuk peristiwa kiamat, hisab, surga, dan neraka.

6. Beriman kepada Takdir (Qada dan Qadar)

Beriman kepada qada dan qadar adalah meyakini bahwa takdir, entah yang baik maupun yang buruk datangnya hanya dari Allah SWT.

Makna Rukun Islam

Sementara itu, rukun Islam adalah dasar-dasar agama Islam yang wajib dijalankan seorang muslim. Rukun Islam didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam sebuah hadits shahih.

Disebutkan dalam buku Fikih Empat Madzhab Jilid 2 karya Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi, berikut bunyi hadits yang dijadikan dasar rukun Islam.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Agama Islam itu ditegakkan atas lima dasar. Pertama: bersyahadat bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Kedua: mendirikan salat. Ketiga: membayar zakat. Keempat: melaksanakan haji. Kelima: berpuasa di bulan Ramadan." (HR Bukhari dan Muslim)

5 Rukun Islam dan Pengertiannya

Berikut lima rukun Islam lengkap dengan pengertiannya.

1. Syahadat

Syahadat merupakan pernyataan iman seorang muslim dengan ucapan, "Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah." Dengan mengucap syahadat berarti bahwa kita hanya menyembah Allah SWT dan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.

2. Salat

Salat disebut sebagai tiang agama yang wajib dilaksanakan lima waktu dalam sehari. Dalam ajaran Islam, salat adalah momen untuk menghubungkan antara hamba dengan Allah SWT.

3. Zakat

Zakat adalah kewajiban harta yang bertujuan untuk membersihkan jiwa sekaligus membantu kaum yang membutuhkan.

4. Puasa Ramadan

Puasa merupakan ibadah yang dilakukan untuk melatih kesabaran, kedisiplinan, ketakwaan, dan mengelola hawa nafsu. Allah SWT mewajibkan puasa di bulan Ramadan sebagai kesempatan bagi hamba untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

5. Haji

Bagi umat Islam yang mampu, diwajibkan untuk berhaji. Haji adalah ibadah paling puncak sebagai simbol kesatuan umat Islam dan ketundukan mutlak kepada Allah SWT.



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads