- Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW Kelahiran Nabi Muhammad SAW Peristiwa Pembelahan Dada Rasulullah SAW Yatim Piatu pada Usia 6 Tahun Diasuh Sang Kakek Selama 2 Tahun Diasuh Paman dan Ikut Berdagang Menikah dengan Khadijah pada Usia 25 Tahun Menerima Wahyu Pertama dari Allah SWT pada Usia 40 Tahun Perjalanan Dakwah Rasulullah SAW Peristiwa Isra' Miraj Hijrah dan Dakwah di Madinah Selama 10 Tahun Haji Wada pada 10 Hijriah Jatuh Sakit dan Wafat pada Usia 63 Tahun
Nabi Muhammad SAW merupakan rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. Sedari lahir hingga mengembuskan napasnya, Nabi Muhammad SAW memiliki kisah hidup yang sarat dengan pelajaran berharga bagi umat Islam. Disebutkan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 21 bahwa Rasulullah SAW adalah sebaik-baik teladan bagi umat Islam yang mengharap rahmat Allah SWT.
Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW
Berikut adalah sejarah Nabi Muhammad SAW dari lahir sampai wafat yang dikisahkan dalam kitab Sirah Nabawiyah oleh Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri dan buku Sejarah Lengkap Rasulullah Jilid 1 karya Prof. Ali Muhammad Ash-Shallabi.
Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW lahir hari Senin, 12 Rabiulawal pada Tahun Gajah. Disebut Tahun Gajah karena pada saat itu, Kota Makkah diserang oleh pasukan bergajah di bawah pimpinan Raja Abrahah dari Yaman yang berusaha meruntuhkan Ka'bah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah ulama dan ahli sejarah memperkirakan kelahiran Rasulullah SAW bertepatan dengan April 571 M, meski terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggal pastinya.
Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan yatim lantaran ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib, wafat ketika beliau masih berada dalam kandungan ibunya, Aminah binti Wahb.
Peristiwa Pembelahan Dada Rasulullah SAW
Rasulullah SAW mengalami peristiwa luar biasa pada saat masih kecil, ketika beliau bersama dengan ibu susunya, Halimah.
Saat Rasulullah SAW sedang bermain dengan teman-temannya, Malaikat Jibril datang, menidurkan beliau, lalu membelah dadanya. Malaikat Jibril mengeluarkan hatinya, dan mengucapkan,
"Ini adalah bagian setan yang ada pada dirimu."
Kemudian Malaikat Jibril mencuci hatinya dengan air Zamzam di bejana emas dan mengembalikannya ke tempat semula.
Yatim Piatu pada Usia 6 Tahun
Saat Rasulullah SAW berusia 6 tahun, ibunya wafat, sehingga menjadikan beliau yatim piatu. Kala itu, sang ibunda bermaksud mengajak Rasulullah SAW untuk mengunjungi paman-paman beliau dari Bani Adi bin An-Najjar. Namun, beliau wafat pada saat perjalanan pulang menuju Kota Makkah.
Diasuh Sang Kakek Selama 2 Tahun
Setelah menjadi yatim piatu, Rasulullah SAW diasuh oleh sang kakek, Abdul Muthalib. Dikisahkan bahwa Abdul Muthalib selalu memprioritaskan Rasulullah SAW dibanding dengan anak-anaknya. Kala Rasulullah SAW berusia 8 tahun, Abdul Muthalib meninggal.
Diasuh Paman dan Ikut Berdagang
Setelah meninggalnya sang kakek, Rasulullah SAW diasuh oleh pamannya, Abu Thalib. Selama diasuh oleh sang paman, Rasulullah SAW hidup secara sederhana dan ikut berdagang ke luar kota.
Menikah dengan Khadijah pada Usia 25 Tahun
Pada usia 25 tahun, Rasulullah SAW menikah dengan Khadijah binti Khuwailid bin Asad. Khadijah merupakan seorang saudagar wanita yang bijaksana, cerdas, dan termasyur. Disebutkan bahwa mas kawin pernikahan Nabi Muhammad dan Khadijah adalah dua puluh ekor unta. Khadijah merupakan istri pertama Rasulullah SAW dan beliau tidak pernah menikah lagi hingga Khadijah wafat. Melalui pernikahannya dengan Khadijah, Rasulullah SAW dikaruniai dua anak laki-laki dan empat anak perempuan.
Menerima Wahyu Pertama dari Allah SWT pada Usia 40 Tahun
Nabi Muhammad SAW mendapat wahyu pertama kali dari Allah SWT pada usia 40 tahun saat beliau sedang beribadah di Gua Hira. Pada hari Senin, siang hari di bulan Ramadan, malaikat Jibril menemui beliau di Gua Hira untuk menyampaikan wahyu pertama dari Allah SWT. Wahyu pertama yang diterima oleh Rasulullah SAW adalah Al-Qur'an Surah Al-Alaq ayat 1-5.
Perjalanan Dakwah Rasulullah SAW
Setelah menerima wahyu, Rasulullah SAW berdakwah secara sembunyi-sembunyi di Makkah selama tiga tahun, mengajak orang-orang terdekat untuk memeluk Islam. Golongan pertama yang memeluk Islam adalah Khadijah, Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, dan Abu Bakar as-Siddiq, yang kemudian dikenal sebagai orang-orang yang pertama masuk Islam (as-sābiqūn al-awwalūn).
Rasulullah SAW kemudian diperintahkan berdakwah secara terang-terangan, dan memulai dakwahnya kepada Bani Hasyim dan di Bukit Shafa. Pada saat berdakwah secara terang-terangan, kaum kafir Quraisy dengan keras menolak dakwah beliau. Mereka tidak segan mengejek, menghina, dan menyebut Rasulullah SAW sebagai orang gila. Pada saat itu, kaum muslim juga mendapat serangan dari kaum kafir Quraisy.
Peristiwa Isra' Miraj
Pada akhir masa dakwah di Kota Makkah, Rasulullah SAW melakukan perjalanan spiritual bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian ke Sidratul Muntaha. Rasulullah SAW menerima kewajiban salat lima waktu dalam perjalanan tersebut. Peristiwa ini dikenal sebagai Isra' Miraj.
Hijrah dan Dakwah di Madinah Selama 10 Tahun
Melihat situasi yang semakin tidak aman, Nabi Muhammad SAW memutuskan untuk hijrah atas perintah Allah SWT. Hijrah pertama kaum muslim ke Habasyah, dan kemudian dalam jumlah besar ke Madinah pada Jumat, 12 Rabiulawal 1 H atau 622 M. Ada juga yang berpendapat bahwa peristiwa ini terjadi pada 2 Rabiulawal.
Di Madinah, Rasulullah SAW berdakwah selama 10 tahun dengan strategi berbeda. Beliau membangun masjid sebagai pusat dakwah, membuat perjanjian dengan kaum Yahudi, mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar, serta membangun ekonomi rakyat dengan mendirikan pasar.
Haji Wada pada 10 Hijriah
Rasulullah SAW melaksanakan haji pertama dan terakhir yang dikenal sebagai haji Wada pada tahun 10 H. Beliau juga menyampaikan khutbah terakhirnya pada haji itu.
Jatuh Sakit dan Wafat pada Usia 63 Tahun
Rasulullah SAW jatuh sakit tak lama setelah kembali dari haji Wada. Lima hari sebelum wafat, sakit beliau semakin parah dengan suhu tubuh yang tinggi dan rasa sakit yang amat dahsyat. Pada saat-saat menjelang wafat, beliau memberikan sejumlah wasiat kepada umat Islam.
Pada usia 63 tahun, Rasulullah SAW wafat di pangkuan istrinya, Sayyidah Aisyah. Nabi Muhammad SAW meninggalkan umatnya dan dipanggil oleh Allah SWT pada 12 Rabiulawal tahun 11 H.
