Untuk pertama kalinya, Arab Saudi mengizinkan perempuan mengikuti kompetisi King Abdulaziz International Competition for Memorization, Recitation, and Interpretation of the Holy Qur'an atau MTQ internasional di Makkah. Pembukaan kategori baru ini resmi disetujui Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Dilansir dari Arab News, persetujuan itu diumumkan Raja Salman pada Minggu (10/5/2026) usai adanya rekomendasi dari Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Arab Saudi, Abdul Latif bin Abdulaziz Al Sheikh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompetisi tersebut berada di bawah naungan Kementerian Urusan Islam Arab Saudi yang selama ini dikenal sebagai ajang MTQ internasional paling bergengsi sekaligus prestisius di dunia Islam.
Acara tahunan ini rutin digelar di Masjidil Haram sejak pertama kali diluncurkan pada 1979. Adanya kategori perempuan dalam kompetisi tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi para peserta dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan hafalan, tilawah, serta tafsir Al-Qur'an.
Abdul Latif Al Sheikh mengapresiasi Raja Salman serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas dukungan mereka terhadap deretan program pengembangan Al-Qur'an. Dia menilai, langkah tersebut mencerminkan komitmen kepemimpinan Saudi dalam mendorong generasi muda muslim, baik laki-laki maupun perempuan agar lebih dekat dengan kitab suci Al-Qur'an.
Kementerian Urusan Islam Arab Saudi menyebut penambahan kategori perempuan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah kompetisi internasional A-Qur'an yang sudah berlangsung lebih dari empat dekade itu.
Proses persiapan penyelenggaraan kompetisi sudah mulai dilakukan, termasuk pengaturan teknis dan organisasi demi memastikan acara berjalan dengan standar tinggi. Pemerintah Saudi mengatakan rangkaian kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada acara penutupan kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus mendatang.

Komentar Terbanyak
Korupsi Makin Parah, MUI Dorong Pemerintah Terapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Islam Masuk Nusantara Ketika Nabi Muhammad Masih Hidup
5 Negara dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Dunia, Indonesia Berapa?