Niat Sholat Taubat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Niat Sholat Taubat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 10 Feb 2026 20:45 WIB
Niat Sholat Taubat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi sholat taubat (Foto: Gemini AI)
Jakarta -

Niat sholat taubat dibaca sebelum takbiratul ihram. Sebagaimana diketahui, niat jadi hal penting dalam ibadah termasuk sholat.

Dinukil dari buku Panduan Shalat Rasulullah SAW oleh Imam Abu Wafa, sholat taubat dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Dalilnya merujuk pada hadits Rasulullah SAW dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA,

"Tidaklah seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik lalu ia berdiri untuk sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampunan kepada Allah melainkan Allah akan mengampuninya." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan mengerjakan sholat taubat, niscaya muslim merasa tenteram dan semakin dekat dengan Allah SWT. Melalui hadits lainnya Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Setiap orang yang berbuat dosa, lalu ia kemudian bergegas melakukan wudhu dan mengerjakan sholat, lalu memohon ampun kepada Allah, niscaya Allah beri ampunan kepadanya." (HR Abu Dawud, An Nasa'i, Ibnu Majah dan Al Baihaqi)

ADVERTISEMENT

Niat Sholat Taubat

Dikutip dari buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoerunnisa, bacaan niat sholat taubat adalah sebagai berikut.

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .

Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Bolehkah Membaca Niat Sholat Taubat dalam Hati?

Menurut kitab Maqaashidul Mukallafin: A-Niyyat fil ibadaat oleh Umar Sulaiman Al Asyqar terjemahan Faisal Saleh, niat jadi hal penting dalam setiap ibadah. Ini ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya, beliau bersabda,

"Sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim)

Diterangkan dalam buku Tariqat dalam Tasawuf oleh Syarifuddin, niat sholat taubat bisa dibaca di dalam hati ataupun diucapkan lewat lisan. Sebab, niat tak harus dilafalkan karena sudah seharusnya terlintas di hati.

Cara Mengerjakan Sholat Taubat dari Awal hingga Akhir

  1. Membaca niat sholat taubat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca doa iftitah
  4. Membaca surah Al Fatihah
  5. Membaca surah pendek dalam Al-Qur'an
  6. Rukuk
  7. I'tidal
  8. Sujud
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud kedua
  11. Bangun dari sujud
  12. Lanjutkan rakaat kedua seperti rakaat pertama
  13. Tasyahud akhir
  14. Salam
  15. Membaca doa sholat taubat

Kapan Waktu Mengerjakan Sholat Taubat?

detikHikmah tidak menemukan dalil yang menyebut secara eksplisit waktu pelaksanaan sholat taubat. Namun, muslim dianjurkan melakukannya pada sepertiga malam terakhir karena waktu tersebut dinilai tenang sehingga mendukung kekhusyukan ibadah.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya,

"Tengah malam terakhir, maka sholatlah sebanyak yang engkau inginkan. Sesungguhnya sholat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat, maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar)." (HR Abu Daud)

Doa Setelah Sholat Taubat

Setelah mengerjakan sholat taubat, ada doa yang bisa diamalkan muslim. Pertama-tema, baca istighfar sebagai berikut.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا.

Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf'an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezhaliman, yang tiada lagi mempunyai untuk dirinya sendiri madharat atau pun manfaat, mati, hidup ataupun kebangkitan dari kematian nanti."

Kemudian, lanjutkan dengan doa di bawah ini.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى صِدْقِكِ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Allaahumma anta Rabbii, laa ilaaha illaa anta. Khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaashidqika wa wa'dika mastatha'tu. A'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu'u laka bi ni'matika 'alayya wa abuu'u bi dzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha setia kepada janji-Mu sejauh yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kulakukan, aku mengakui semua nikmat yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."




(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads