Prabowo Dijadwalkan Hadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 30 Jan 2026 21:02 WIB
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers PBNU di JW Marriott Hotel, Jumat (30/1/2026). Foto: Devi Setya/detikcom
Jakarta -

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan kesiapan pelaksanaan peringatan hari lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, besok. Acara tersebut dijadwalkan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai koordinasi teknis guna memastikan kelancaran kehadiran presiden dalam agenda nasional tersebut.

"Mudah-mudahan besok Bapak Presiden tidak berhalangan dan dapat hadir bersama kami. Hal teknis sudah dikoordinasikan, termasuk dengan Paspampres," kata Gus Yahya saat dijumpai di JW Marriott Hotel, Jumat (30/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Gus Yahya menegaskan peringatan satu abad NU versi kalender Masehi ini akan dihadiri oleh seluruh elemen struktural organisasi. Kehadiran tersebut, kata dia, mencerminkan soliditas dan kesiapan NU dalam menyukseskan momentum penting perjalanan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.

Gus Yahya menyebut jajaran PBNU dari berbagai tingkatan akan hadir, mulai dari unsur mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, a'wan, hingga seluruh lembaga dan badan otonom di lingkungan NU.

Ribuan Kader NU dari Daerah Hadir di Jakarta

Tak hanya dihadiri pengurus pusat, acara harlah ke-100 NU juga akan melibatkan struktur NU dari daerah. Dilansir NU Online, Gus Yahya menyampaikan perwakilan dari seluruh wilayah telah memastikan kehadiran mereka dalam acara tersebut.

Sebanyak 38 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) serta sekitar 500 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dijadwalkan hadir di Istora Senayan pada Sabtu (31/1/2026) besok. Kehadiran para pengurus daerah ini menjadi simbol kuat persatuan dan kebersamaan warga NU dalam memperingati satu abad perjalanan organisasi.

Peringatan harlah ke-100 NU ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum konsolidasi nasional NU dalam menghadapi tantangan kebangsaan dan keumatan di masa mendatang.




(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads