Libur Isra Miraj 16 Januari 2026 Jadi Long Weekend, Ada Cuti Bersama?

Libur Isra Miraj 16 Januari 2026 Jadi Long Weekend, Ada Cuti Bersama?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Selasa, 13 Jan 2026 13:15 WIB
Libur Isra Miraj 16 Januari 2026 Jadi Long Weekend, Ada Cuti Bersama?
Ilustrasi libur Isra Miraj 2026. Foto: Getty Images/iStockphoto/Photobuay
Jakarta -

Peringatan Isra Miraj 2026 akan menjadi libur panjang atau long weekend. Sebab, Isra Miraj tahun ini bertepatan dengan Jumat dan beriringan akhir pekan.

Peringatan Isra Miraj jatuh setiap 27 Rajab. Pada tahun ini, momen tersebut bertepatan dengan tahun 1447 H.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, 27 Rajab 1447 H jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Momen ini menjadi salah satu hari besar Islam di awal 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Libur Isra Miraj 2026: 16 Januari

Pemerintah telah menetapkan peringatan Isra Miraj 2026 sebagai hari libur nasional. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025 tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Berdasarkan SKB tersebut, libur Isra Miraj 2026 jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Libur akan beriringan dengan akhir pekan sehingga total ada tiga hari libur.

ADVERTISEMENT

Berikut jadwal long weekend Isra Miraj 2026:

  • Jumat, 16 Januari 2026: Libur nasional Isra Miraj 2026
  • Sabtu, 17 Januari 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 18 Januari 2026: Libur akhir pekan

Mengacu pada SKB 3 Menteri, tidak ada cuti bersama dalam peringatan Isra Miraj 2026.

Sejarah Peristiwa Isra Miraj

Merujuk pada buku 99 Kisah Menakjubkan Di Al-Qur'an karya Ridwan Abqary, peristiwa Isra Miraj bukan sekadar lembaran sejarah masa lalu yang tertuang dalam Al-Qur'an dan hadits saja, melainkan mukjizat agung yang menjadi titik balik besar bagi peradaban umat Islam.

Di balik perjalanan satu malam tersebut, tersimpan peristiwa penting, yaitu turunnya perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Tak hanya itu, Rasulullah SAW juga diperlihatkan berbagai tanda kebesaran langit yang melampaui nalar manusia.

Perjalanan penuh mukjizat ini dimulai dengan penyucian hati Rasulullah SAW oleh para malaikat di dekat sumur zamzam, yang kemudian dilanjutkan dengan menunggangi Buraq yang secepat kilat dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga akhirnya naik menuju Sidratul Muntaha.

Disebutkan dalam buku Kisah Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW oleh Shofyan Hadi, kisah perjalanan Isra Miraj dijelaskan Allah SWT pada dua surah berbeda dalam Al-Qur'an.

Perjalanan Isra (perjalanan bumi) diabadikan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al-Isra' ayat 1 sebagai berikut:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."

Sementara itu, kisah Miraj (perjalanan naik ke langit) Allah SWT abadikan melalui Al-Qur'an surah An-Najm ayat 13-18 sebagai berikut:

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ ١٣ عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى ١٤ عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ ١٥ اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰىۙ ١٦ مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى ١٧ لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى ١٨

Artinya: "Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain. Yaitu ketika di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha dilingkupi oleh sesuatu yang melingkupinya. Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak menyimpang dan tidak melampaui (apa yang dilihatnya). Sungguh, dia benar-benar telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang sangat besar."

Hikmah Peristiwa Isra Miraj

Peristiwa Isra Miraj yang dialami Rasulullah SAW menyimpan sejumlah hikmah. Merujuk pada buku Sejarah Kebudayaan Islam karya Bahroin Suryantara dan Rusli Ishaq, berikut tujuh hikmah di balik peristiwa Isra Miraj:

1. Penyejuk Hati untuk Nabi Muhammad SAW

Isra Miraj terjadi saat Nabi Muhammad SAW berada dalam momen kesedihan setelah wafatnya paman beliau, Abu Thalib, dan istri tercinta, Siti Khadijah. Lewat perjalanan ini, Allah SWT ingin menghibur dan meyakinkan Nabi bahwa kebenaran yang dibawanya tak akan pernah terkalahkan.

2. Memperlihatkan Keagungan Allah SWT

Allah SWT memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya secara langsung di alam semesta. Hal ini menjadi keyakinan bagi Nabi Muhammad untuk lebih teguh dalam menghadapi berbagai rintangan dalam berdakwah.

3. Memperlihatkan Nabi Terdahulu

Dalam perjalanan suci ini, Rasulullah SAW diperkenalkan dengan para Nabi dan Rasul terdahulu. Pertemuan spiritual ini memberikan semangat tambahan kepada Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan dakwah.

4. Pelajaran dari Kehancuran Bangsa yang Ingkar

Nabi diperlihatkan jejak-jejak kejayaan bangsa masa lalu yang akhirnya hancur karena mendurhakai Allah SWT. Ini menjadi pengingat bagi umat manusia tentang konsekuensi dari kedurhakaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

5. Perintah Salat 5 Waktu

Berbeda dengan ibadah lainnya, perintah salat diturunkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara. Salat menjadi kewajiban utama yang menghubungkan hamba secara langsung dengan Sang Pencipta.

6. Sebagai Ujian Keimanan untuk Manusia

Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Isra' ayat 60, peristiwa ini adalah bentuk ujian bagi manusia.

... وَمَا جَعَلْنَا الرَّهُ يَا الَّتِي أَرَيْكَ الأَفِتْنَةً لِلنَّاسِ ...

Artinya: "...Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia..."

Isra Miraj menjadi pemisah antara mereka yang benar-benar beriman dengan mereka yang ragu akan kekuasaan Allah SWT.

7. Bentuk Kemuliaan Rasulullah SAW

Isra Miraj adalah mukjizat yang hanya diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau diberi kesempatan melihat wajah asli Malaikat Jibril hingga menghadap langsung kepada Allah SWT. Sebuah kemuliaan tertinggi yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya.

Wallahu a'lam.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads