Ketika seseorang mengantuk, maka ia akan menguap sebagai respons fisiologis dan refleks tubuh yang umum terjadi. Lalu, benarkah menguap dilarang dalam Islam?
Dilansir dari kitab Jawahir Al Bukhari karya Musthafa Muhammad Imarah terjemahan M Abdul Ghoffar, ada hadits yang menyebut menguap termasuk hal yang dibenci Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah mencintai bersin dan membenci menguap. Oleh karena itu, barang siapa di antara kalian bersin, maka hendaklah ia memanjatkan pujian kepada Allah. Dan merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya (pujian) itu untuk mendoakannya. Sedangkan menguap itu berasal dari setan, maka hendaklah ia mencegah-nya semampu mungkin. Karena, jika ia mengucapkan 'haa' maka setan menertawakannya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benarkah Menguap Dilarang dalam Islam?
Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat Islam untuk menahan diri ketika menguap agar tidak mengeluarkan bunyi 'hah' dan semacamnya. Sebab, setan ikut tertawa jika seseorang mengeluarkan bunyi tersebut.
"Menguap adalah dari setan. Karena itu, jika salah seorang dari kalian menguap, hendaklah ia menolaknya sekuat tenaga sebab ketika ia berbunyi 'Ha...' setan menertawakannya." (HR Muttafaq 'Alaih)
Menurut buku Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah susunan Fida' Abdilah dan Yusak Burhanudin, menguap tidak dilarang dalam Islam. Tetapi, Allah SWT tidak menyukainya karena hal tersebut datang dari setan.
Dalam kitab At Taujiih wal Irsyaadun Nafsi Minal Qur'aanil Karim was-Sunnatin Nabawiyyah tulisan Mufir bin Said Az Zahrani yang diterjemahkan Sari Narulita dan Miftahul Jannah, salah satu tipu daya setan adalah menertawakan orang yang menguap. Sesungguhnya, menguap menimbulkan kemalasan.
Saat seseorang menguap, dia tidak bisa melakukan kewajibannya dengan sempurna. Alasan setan menertawakan orang yang menguap karena itu merupakan pemandangan yang tidak bagus.
Kemudian, jika tidak sanggup menahan menguap muslim sebaiknya melakukannya sambil menutup mulut dengan tangan. Dari Abu Sa'id Al Khudri, Rasulullah SAW bersabda:
"Jika salah seorang di antara kalian menguap hendaklah menutup mulut dengan telapak tangannya, karena sesungguhnya setan akan memasukinya." (HR Muslim)
Hukum Menguap ketika Membaca Al-Qur'an
Dijelaskan dalam kitab At Tibyan: Fi Adab Hamalatil Qur'an susunan Imam Nawawi, apabila seseorang menguap ketika membaca Al-Qur'an hendaknya dia menghentikan bacaannya sampai selesai menguap. Setelah itu, barulah bisa diteruskan bacaanya.
Adab ketika Menguap dalam Islam
Berikut beberapa adab ketika menguap yang perlu diperhatikan muslim seperti dikutip dari buku 50 Adab Islam sesuai Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW susunan Arfiani.
- Berusaha menahannya, khususnya ketika salat
- Tidak mengeluarkan suara 'Aah'
- Tidak mengeraskan suara ketika menguap
- Meletakkan tangan di mulut
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
MUI: Nikah Siri Sah tapi Haram
Tolak Mundur dari Ketum PBNU, Gus Yahya Kumpulkan Ulama Malam Ini Tanpa Rais Aam
Gus Yahya Kumpulkan Alim Ulama di PBNU Malam Ini, Rais Aam & Sekjen Tak Diundang