Jakarta - Masjid Babah Alun Desari di Cilandak tampil mencolok dengan arsitektur Tiongkok. Lokasinya di tepi Tol Desari menjadikannya tempat singgah favorit pengendara.
Galeri detikHikmah
Masjid Babah Alun Desari Tawarkan Ruang Ibadah Bernuansa Tiongkok
Diresmikan pada Agustus 2020, Masjid Babah Alun Desari dibangun oleh pengusaha Muhammad Jusuf Hamka di atas lahan sekitar 450 meter persegi sebagai ruang ibadah yang terbuka bagi masyarakat.
Dominasi warna merah dan hijau menghiasi pilar, pintu, hingga kubah Masjid Babah Alun Desari. Ornamen khas Tiongkok berpadu dengan sentuhan Arab dan Betawi, mencerminkan akulturasi budaya.
Ruang utama Masjid Babah Alun Desari mampu menampung sekitar 200 jemaah untuk melaksanakan salat berjamaah, sekaligus menjadi tempat istirahat sejenak bagi pengguna Tol Desari.
Detail ukiran dan bentuk atap melengkung di Masjid Babah Alun Desari menjadi daya tarik tersendiri. Banyak warga sengaja datang untuk melihat langsung keunikan arsitekturnya.
Letaknya yang strategis membuat Masjid Babah Alun Desari kerap disinggahi pengendara Tol Depok–Antasari untuk beribadah atau sekadar beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Sebagai masjid bercorak Tiongkok di Jakarta Selatan, Masjid Babah Alun Desari menjadi simbol keberagaman dan harmoni budaya di tengah hiruk-pikuk lalu lintas perkotaan.

Komentar Terbanyak
Orang Miskin Masuk Surga 500 Tahun Lebih Dulu Sebelum Orang Kaya
Konflik Iran-AS Memanas, Gus Yahya Serukan Perdamaian
Mesir dan Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ , Jaga Nilai Masyarakat Setempat