Dalam Islam, terdapat bacaan doa yang ditujukan khusus untuk orang yang sudah meninggal. Doa tersebut adalah bacaan tahlil yang terdiri dari ayat-ayat Al-Qur'an dan beberapa lantunan sholawat.
Tahlil dalam tradisi umat Islam di Indonesia merupakan kegiatan membaca secara berjamaah sejumlah ayat-ayat Al-Qur'an mulai dari surah Al-Fatihah hingga penggalan surah Al-Baqarah. Adapun doa khusus yang dibaca pada akhir tahlil.
Baca juga: Bacaan Yasin Tahlil Lengkap dengan Doa Arwah |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak bacaan tahlil lengkap dalam uraian berikut ini.
Bacaan Tahlil Lengkap: Arab, Latin dan Artinya
Berikut adalah bacaan tahlil lengkap dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesia, dikutip dari buku Surat Yaasin dan Tahlil susunan Muhammad Abdul Karim.
Bacaan tahlil dimulai dengan membaca istighfar tiga kali.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَاتُوْبُ إِلَيْهِ
Arab-latin: Astaghfirullāhal-ʿAẓīm, allaḏī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūmu, wa atūbu ilaihi. (3x)
Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, yang Maha Hidup, yang Maha Memelihara makhluk-Nya dan aku bertaubat kepada-Nya."
إِلَى حَضَرَةِ النَّبِيِّي الْمُصْطَفَى صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَآلِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَوْلَادِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ الْفَاتِحَة :
Arab-latin: Ilâ hadratin-nabiyyil-musthafa salla-Allâhu 'alayhi wa sallam, wa âlihi, wa azwâjihi, wa awlâdihi, wa dzurriyyâtih. Al-Fâtihah.
Artinya: "Semoga tertuju ke hadirat Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para istrinya, anak-anaknya, dan para keturunannya." Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَنَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ.
Arab-latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. Al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn. Ar-raḫmânir-raḫîm. Mâliki yaumid-dîn. Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în. Ihdinash-shirâthal-mustaqîm. Shirâthalladzîna an'amta 'alaihim, ghairil-maghdhûbi 'alaihim wa ladh-dhâllîn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS Al-Fatihah: 1-7)
ثُمَّ إِلَى حَضَرَاتِ إِخْوَانِهِ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ وَالْأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالْصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِينَ وَالعُلَمَاءِ الْعَامِلِينَ وَالْمُصَنِّفِينَ الْمُخْلِصِينَ وَجَمِيعِ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِينَ الْفَاتِحَة :
Arab-latin: Tsumma ilâ hadharâti ikhwânihi minal-anbiyâ'i wal-mursalin, wal-awliyâ'i wasy-syuhadâ'i wash-shâlihîn, wash-shahâbati wat-tâbi'în, wal-'ulamâ'il-'âmilîn, wal-mushannifînal-mukhlishîn, wa jamî'il-malâ'ikatil-muqarrabîn. Al-Fâtihah:
Artinya: "Kemudian, semoga tertuju ke hadirat saudara-saudara Rasulullah dari para nabi dan rasul, para wali, orang-orang yang mati syahid (syuhada), orang-orang shaleh, para sahabat, tabi'in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang kitab yang ikhlas, dan kepada para malaikat yang selalu mendekatkan diri kepada Allah." Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَنَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ.
Arab-latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. Al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn. Ar-raḫmânir-raḫîm. Mâliki yaumid-dîn. Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în. Ihdinash-shirâthal-mustaqîm. Shirâthalladzîna an'amta 'alaihim, ghairil-maghdhûbi 'alaihim wa ladh-dhâllîn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS Al-Fatihah: 1-7)
ثُمَّ خُصُوصًا إِلَى رُوْحِ ... بِنْ بِنْتِ ....
الفاتحة
Arab-latin: Tsumma khushūṣan ilā rūḥi... (sebutkan nama orang yang secara khusus ditahlilkan) bin/binti... Al-Fatihah:
Artinya: "Juga, khususnya, semoga tertuju kepada ruh... (sebutkan nama orang yang secara khusus ditahlilkan) bin/binti ...." Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَنَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ.
Arab-latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. Al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn. Ar-raḫmânir-raḫîm. Mâliki yaumid-dîn. Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în. Ihdinash-shirâthal-mustaqîm. Shirâthalladzîna an'amta 'alaihim, ghairil-maghdhûbi 'alaihim wa ladh-dhâllîn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS Al-Fatihah: 1-7)
ثُمَّ إِلَى أَبَاءِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَحْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَ أَسَاتِذَتِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَإِلَى جَمِيعِ أَهْلِ الْقُبُورِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا الْفَاتِحَةُ :
Arab-latin: Thumma ilaa abaainaa wa ummahaatinaa wa ajdaadinaa wa jaddaatinaa, wa masyayikhinaa wa masyayikhi masyayikhinaa wa asaatidatinaa wa asaatidati asaatidatinaa, wa ilaa jamii'i ahlil qubuuri minal muslimiina wal muslimaati wal mu'miniina wal mu'minaati min masyaariqil ardhi ilaa maghaaribihaa barrihaa wa bahrihaa. Al-Faatihah:
Artinya: "Juga, kepada bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, kakek-nenek kami, guru-guru kami dan guru-guru dari para guru kami, dan kepada seluruh penghuni kubur dari kaum muslimin, muslimat, mukminin, dan mukminat, dari belahan bumi sebelah timur sampai barat, baik yang di daratan maupun yang di lautan." Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَنَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ.
Arab-latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. Al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn. Ar-raḫmânir-raḫîm. Mâliki yaumid-dîn. Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în. Ihdinash-shirâthal-mustaqîm. Shirâthalladzîna an'amta 'alaihim, ghairil-maghdhûbi 'alaihim wa ladh-dhâllîn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS Al-Fatihah: 1-7)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Arab-latin: Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Qul huwal-lāhu aḥad. Allāhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul-lahū kufuwan aḥad. (3x)
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (1). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu (2). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan (3) Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia (4)." (QS Al-Ikhlash: 1-4)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Arab-latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Qul a'ūdhu birabbil-falaq. Min sharri mā khalaq. Wa min sharri ghāsiqin idhā waqab. Wa min sharrin-naffāthāti fīl-'uqad. Wa min sharri ḥāsidin idhā ḥasad.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh (1). Dari kejahatan makhluk-Nya (2). Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3). Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul (4) Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki (5)." (QS Al-Falaq: 1-5)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Arab-latin: Bismillāhir-rahmānir-rahīm. Qul a'ūżu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. Allażī yuwaswisu fī shudūrin-nās. Minas-jinnati wan-nās. (IX)
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) Manusia (1). Raja manusia (2). Sembahan manusia (3). Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi (4). Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia (5) Dari (golongan) jin dan manusia (6)." (QS An-Naas: 1-6)
لا اله الا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Arab-latin: Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. (1x)
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar."
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَنَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ.
Arab-latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. Al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn. Ar-raḫmânir-raḫîm. Mâliki yaumid-dîn. Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în. Ihdinash-shirâthal-mustaqîm. Shirâthalladzîna an'amta 'alaihim, ghairil-maghdhûbi 'alaihim wa ladh-dhâllîn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS Al-Fatihah: 1-7)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الم ذلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ أُولئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Arab-latin: Bismillāhi r-raḥmānir-raḥīm. Alif-Lām-Mīm. Dhālikal-kitābu lā rayba fīhi hudal lil-muttaqīn. Allażīna yu'minūna bil-gaibi wa yuqīmūnaṣ-ṣalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqūn. Wallażīna yu'minūna bimā unzila ilaika wa mā unzila min qablika, wa bil-ākhirati hum yūqinūn. Ulā'ika 'alā hudam mir Rabbihim wa ulā'ika humul-mufliḥūn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Alif laam miim (1). Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa (2). (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka (3). Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat (4). Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan-nya, dan merekalah orang-orang yang beruntung (5)." (QS Al-Baqarah: 1-5)
وَإِلَهُكُمْ إِلَةٌ وَاحِدٌ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
Arab-latin: Wa ilāhukum ilāhun wāḥid, lā ilāha illā huwar-raḥmānur-raḥīm
Artinya: "Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." (QS Al-Baqarah: 163)
اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَؤُدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Arab-latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, lā ta'khużuhu sinatuw wa lā na'um. Lahu mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żal-lażī yasyfa'u 'indahū illā bi'iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā', wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya'ūduhu ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS Al-Baqarah: 255)
لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ
Arab-latin: Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), wa in tubdū mā fī anfusikum au tukhfūhu yuḥāsibkum bihillāh(u), fa-yaghfiru limay yashā'u wa yu'adh-dhibu may yashā'(u), wallāhu 'alā kulli shai'in qadīr(un).
Āmanar-rasūlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu'minūn(a), kullun āmana billāhi wa malā'ikatihī wa kutubihī wa rusulih(ī), lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih(ī), wa qālū sami'nā wa aṭa'nā ghufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr(u).
Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alayhā maktasabat. Rabbanā lā tu'ākhidznā in-nasīnā aw akhtha'nā. Rabbanā walā tahmil 'alaynā ishran kamā hamaltahū 'alal-ladzīna min qablinā. Rabbanā walā tuhammilnā mā lā thāqata lanā bih, wa'fu 'annā, waghfir lanā, warhamnā (7x) Anta mawlānā fanshurnā 'alal-qawmil-kāfirīn.
Artinya: "Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka mengatakan, "Kami dengar dan kami taat." (Mereka berdoa), "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."
Allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS Al-Baqarah: 284-286)
أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ حَيٌّ مَوْجُودٌ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ (حَيُّ مَعْبُوْدٌ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ (حَيَّ بَاقٍ لا اله الا الله
Arab-latin: Afḍaluż-żikri fa'lam annahu. Lā ilāha illallāh, ḥayyun maujūd. Lā ilāha illallāh, ḥayyun ma'būd. Lā ilāha illallāh, ḥayyun bāq. Lā ilāha illallāh (100x)
Artinya: "Sebaik-baik zikir, ketahuilah bahwasanya. Tidak ada tuhan selain Allah, Yang Maha Hidup lagi ada. Tidak ada tuhan selain Allah, Yang Maha Hidup lagi disembah. Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Hidup lagi kekal. Tidak ada Tuhan selain Allah."
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ
Arab-latin: Allahumma shalli 'ala Muhammad. Allahumma shalli 'alaihi wa sallim (3x)
Artinya: "Ya Allah, limpahkan sholawat atas Muhammad. Ya Allah, limpahkan kepadanya sholawat dan salam."
سُبْحَنَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحْنَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Arab-latin: Subhaanaallahi wabihamdihi, subhaa-naallahil 'azhim (33x)
Artinya: "Maha Suci Allah dan dengan segala pujian kepada-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung."
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ
Arab-latin: Allahumma shalli 'ala habiibika sayyidinaa Muhammadin wa 'ala aalihi wa shahbihi wa sallim (3x)
Artinya: "Ya Allah, limpahkan sholawat dan salam atas orang yang Kamu cintai, yaitu junjungan kami Muhammad dan para keluarganya serta sahabatnya."
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ أَجْمَعِينَ : الْفَاتِحَةُ
Arab-latin: Allahumma shalli 'alaa habiibika sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wasallim ajmain. Al-Fatihah.
Artinya: "Ya Allah, limpahkan sholawat dan salam atas orang yang Kamu cintai, yaitu junjungan kami Muhammad dan para keluarganya serta sahabatnya seluruhnya. Al-Fatihah"
Doa Tahlil Lengkap: Arab, Latin dan Artinya
Setelah bacaan tahlil selesai, dilanjutkan dengan membaca doa khusus. Berikut adalah doa tahlil lengkap dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesia.
أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدَا الشَّاكِرِينَ حَمْدَ النَّاعِمِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّصَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ وَأَوْصِلْ ثَوَابَ مَا قَرَأْنَاهُ مِنَ الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ وَمَا هَلَّلْنَا وَمَا سَبَّحْنَا وَمَا اسْتَغْفَرْنَا وَمَا صَلَّيْنَا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَدِيَّةً وَاصِلَةً وَرَحْمَةً نَازِلَةً وَبَرَكَةً شَامِلَةً وَصَدَقَةً مُتَقَبَّلَةٌ نُقَدِّمُ ذَلِكَ وَنُهْدِيْهِ إِلَى حَضَرَاتِ حَبِيبِنَا وَشَفِيعِنَا وَقُرَّةِ أَعْيُنِنَا سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
وَإِلَى جَمِيعِ إِخْوَانِهِ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِينَ وَالْعُلَمَاءِ وَالْعَامِلِينَ وَالْمُصَنِّفِينَ وَالْمُخْلِصِينَ وَجَمِيعِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَالْمَلَائِكَةِالْمُقَرَّبِيْنَ
ثُمَّ إِلَى جَمِيعِ أَهْلِ القُبُورِ مِنَ * الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ وَمَغَارِ بِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَحْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَنَخْصُّ خُصُوصًا إِلَى مَنِ اجْتَمَعْنَا هُهُنَا بِسَبَبِهِ وَلِأَجْلِهِ
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْوَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الْإِسْلَامِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِيْمَانِ
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَةٌ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَاالَّتِي فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا أُخِرَتَنَا الَّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرِّ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِوَسَلَّمَ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الْفَاتِحَةُ
Arab-latin: A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim. Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil-'aalamiin. Hamdan syaakiriin, hamdan naa'imiin, hamday yuwaafii ni'amahuu wa yukaafii-u maziidah. Yaa rabbanaa lakal-hamdu kamaa yambaghii li jalaali wajhika wa 'azhiimi sulthaanik. Allaahumma shalli wa sallim 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aali sayyidinaa muhammad.
Allaahumma taqabbal wa aushil tsawaaba maa qara'naahu minal-qur'aanil-'azhiim, wa maa hallalnaa, wa maa sabbahnaa, wa maa-staghfarnaa, wa maa shallainaa 'alaa sayyidinaa muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama hadiyyatan waashilatan wa rahmatan naazilatan wa barakatan syaamilatan wa shadaqatam mutaqabbalah. Nuqaddimu dzaalika wa nahdiihi ilaa hadharaati habiibinaa wa syafii'inaa wa qurrati a'yuninaa sayyidinaa wa maulaanaa muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam.
Wa ilaa jamii'i ikhwaanihii minal-ambiyaa'i wal-mursaliina wasy-syuhadaa'i wash-shaalihiina wash-shahaabati wat-taabi'iina wal-'ulamaa'il-'aamiliina wal-mushannifiinal-mukhlishiin, wa jamii'il-mujaahidiina fii sabiilillaahi rabbil-'aalamiin, wal-malaa'ikatil-muqarrabiin.
Tsumma ilaa jamii'i ahlil-qubuuri minal-muslimiina wal-muslimaati wal-mu'miniina wal-mu'minaati min masyaariqil-ardhi wa maghaaribihaa barrihaa wa bahrihaa, khushuushan ilaa aabaa'inaa wa ummahaatinaa wa ajdaadinaa wa jaddaatinaa, wa nakhushu khushuushan ilaa manij-tama'naa haahunaa bisababihii wa li-ajlih.
Allaahummagh-fir lahum warhamhum wa 'aafihim wa'fu 'anhum. Allaahummagh-fir lihayyinaa wa mayyitinaa wa syaahidinaa wa ghaa'ibinaa wa shaghiirinaa wa kabiirinaa wa dzakarinaa wa untsaanaa. Allaahumma man ahyaitahuu minnaa fa-ahyihii 'alal-islaam, wa man tawaffaitahuu minnaa fatawaffahuu 'alal-iimaan.
Allaahumma ashlih lanaa diinanal-ladzii huwa 'ishmatu amrinaa, wa ashlih lanaa dun-yaanal-latii fiihaa ma'aasyunaa, wa ashlih lanaa aakhiratal-latii ilaihaa ma'aadunaa, waj'alil-hayaata ziyaadatal lanaa fii kulli khair, waj'alil-mauta raahatal lanaa min kulli syarr.
Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban-naar. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam. Subhaana rabbika rabbil-'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal-mursaliin, wal-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin. Al-Fatihah.
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah. Tuhan semesta alam, sebagaimana orang-orang yang bersyukur, dan orang-orang yang memperoleh nikmat sama memuji, dengan puji yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana apa yang patut bagi keluhuran Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.
Ya Allah, berilah rahmat dan keselamatan atas penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya. Ya Allah, terima dan sampaikanlah pahala bacaan Al-Qur'an yang telah kami baca, tahlil, tasbih, istighfar, dan bacaan sholawat kami kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, dengan hadiah yang bisa sampai dan rahmat yang turun, berkah yang cukup, dan sedekah yang diterima, yang hal itu memang kami dahulukan sebagai hadiah kami kepadanya (Nabi Muhammad).
Kepada nabi kami, penolong, dan penyenang hati kami, penghulu dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad, dan kepada semua sahabat-sahabatnya dari golongan para nabi dan rasul, para wali, orang-orang yang mati syahid, orang-orang saleh, para sahabat beliau, tabi'in, para ulama, orang-orang yang mengamalkan ilmunya, para pengarang kitab, orang-orang yang ikhlas, dan semua pejuang di jalan Allah, Tuhan semesta alam.
Dan kepada para malaikat yang selalu mendekatkan diri kepada Allah, kemudian juga kepada seluruh ahli kubur dari kaum muslimin, muslimat, mukminin, mukminat dari belahan bumi sebelah timur dan barat, baik yang di daratan maupun yang di lautan, khususnya, kepada bapak dan ibu kami, kakek dan nenek kami, dan kepada orang yang menyebabkan kami semua dapat berkumpul di sini dan untuk keperluannya.
Ya Allah, ampuni dan rahmatilah mereka, selamatkanlah dan maafkanlah kesalahan mereka. Ya Allah, ampunilah yang hidup di antara kami dan yang telah wafat, yang hadir (di tempat ini) dan yang tidak hadir, yang kecil maupun yang besar, laki-laki maupun perempuan. Ya Allah, siapa yang hidup di antara kami, maka hidupkanlah ia dalam keislaman dan yang wafat, wafatkanlah dalam keadaan iman.
Ya Allah, luruskanlah kehidupan beragama kami, karena itulah pegangan kami dalam segala persoalan, sejahterakanlah dunia kami, karena di sanalah kehidupan kami (serta sarana pengabdian kami). Bahagiakanlah kehidupan akhirat kami karena ke sanalah tempat kami kembali. Jadikanlah kehidupan (kami) bersinambung di dalamnya segala macam kebajikan, dan kematian kami (kelak setelah usia yang panjang) akhir dari segala petaka.
Wahai Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka. Semoga rahmat dan kesejahteraan selalu tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, para keluarga, dan sahabat beliau. Maha Suci Tuhanku, Tuhan yang bersih dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan. Dan kesejahteraan semoga senantiasa dilimpahkan kepada para utusan Allah. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Al-Fatihah....." (kemudian baca surah Al-Fatihah)
