Tulisan Arab Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Latin dan Artinya

Tulisan Arab Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Latin dan Artinya

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Sabtu, 26 Sep 2026 09:00 WIB
Ilustrasi mengaji ayat Alquran. Al-quran.
Ilustrasi Al-qur'an. Foto: Freepik
Jakarta -

Bagi sebagian besar umat Islam, sebutan Ayat Seribu Dinar tentu sudah tidak asing lagi. Potongan ayat dari Al-Qur'an ini sangat masyhur diamalkan sebagai ikhtiar untuk memohon kelapangan rezeki, keselamatan dari malapetaka, serta jalan keluar dari berbagai kebuntuan hidup.

Ayat Seribu Dinar sejatinya merupakan bagian akhir dari ayat kedua dan keseluruhan ayat ketiga dalam surah At-Talaq. Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa orang yang bertaqwa dengan melakukan apa yang diperintahkan-Nya dan meninggalkan larangan-Nya akan mendapatkan jalan keluar dan rezeki dari arah mana saja.

Tulisan Ayat Seribu Dinar Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Berikut lafal Ayat Seribu Dinar dalam surah At-Talaq: 2-3:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗ إِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ أَمْرِهٖ ۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Wa may yattaqillaha yaj'al lahu makhraja. Wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib, wa man yatawakkal 'alallahi fahuwa hasbuh, innallaha baligu amrih, qad ja'alallahu likulli syai'in qadra.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu."

Sejarah Nama Ayat Seribu Dinar

Mengutip buku Shalat Dhuha untuk Wanita: Disertai Doa-doa Pemanggil Rezeki karya Zakiyah Ahmad, munculnya sebutan Ayat Seribu Dinar berakar dari sebuah kisah masyhur tentang seorang pedagang yang bermimpi didatangi oleh Nabi Khidir AS.

Dalam mimpinya, Nabi Khidir memerintahkan sang pedagang untuk mengeluarkan sedekah sebesar seribu dinar emas kepada kaum fakir miskin. Setelah amanah sedekah tersebut ditunaikan, Nabi Khidir kembali hadir di dalam mimpi sang pedagang.

Kali ini, beliau mengajarkan ayat kedua dan ketiga dari surah At-Talaq untuk dibaca dan diamalkan setiap hari agar terhindar dari marabahaya. Khasiat amalan ini terbukti nyata saat sang pedagang berlayar mengarungi samudra membawa seluruh harta bendanya. Di tengah lautan luas, kapal yang ditumpanginya hancur diterjang badai dahsyat.

Dari seluruh penumpang kapal, pedagang itulah satu-satunya orang yang selamat, terdampar di daratan bersama seluruh hartanya tanpa berkurang sedikit pun, hingga di kemudian hari, dikisahkan bahwa ia diangkat menjadi raja di tempat ia terdampar. Sejak peristiwa tersebut, ayat suci ini populer dengan julukan "Ayat Seribu Dinar".

Tata Cara Mengamalkan Ayat Seribu Dinar

Ayat Seribu Dinar dapat diamalkan dengan membacanya secara istikamah sambil memahami maknanya. Pengamalannya juga disertai dengan menanamkan nilai takwa, bertawakal kepada Allah, dan mengimani takdir dengan benar. Selain itu, yakini bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa yang dipanjatkan.

Dalam buku 10 Cara Ampuh Menarik Rezeki: Bagaimana Caranya agar Anda Makmur dan Berlimpah dalam Islam karya Zulfan Arif juga memuat tata cara khusus untuk mengamalkan Ayat Seribu Dinar. Amalan ini dilakukan pada malam pertama awal bulan Hijriah dengan urutan berikut:

Membaca surah Al-Fatihah sebanyak 1.000 kali.

Kemudian, membaca surah Al-Ma'idah Ayat 114 sebanyak 21 kali.

قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

Qala 'isabnu maryamallahumma rabbana anzil 'alaina ma'idatam minassama'i takunu lana 'idal li'awwalina wa akhirina wa ayatam minka warzuqna wa anta khairurraziqin

"Isa putra Maryam berdoa, "Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu. Berilah kami rezeki. Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki."

Selanjutnya, membaca Ayat Seribu Dinar sebanyak 21 kali.

Lalu ditutup dengan doa Asmaul Husna sebanyak 10 kali:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ يَا كَرِيْمُ، يَا غَنِيُّ يَا كَافِيْ يَا بَسِيْطُ

Allahumma inni as'aluka bismika ya Fattahu ya Razzaqu ya Karimu, ya Ghaniyyu ya Kafi ya Basithu.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu, wahai Yang memberi rezeki, wahai Yang membuka, wahai Yang memberi karunia, wahai Yang Maha Kaya, wahai Yang mencukupi, wahai Yang membentangkan."



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads