Bacaan Doa Wudhu Lengkap Setiap Gerakan dan Tata Caranya

Bacaan Doa Wudhu Lengkap Setiap Gerakan dan Tata Caranya

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 30 Mar 2026 14:00 WIB
Ilustrasi wudhu
Ilustrasi Wudhu (Foto: Freepik/Freepik)
Jakarta -

Wudhu merupakan salah satu amalan penting dalam Islam yang berfungsi untuk menyucikan diri dari hadats kecil sebelum beribadah. Dengan berwudhu, seorang muslim kembali dalam keadaan suci sehingga dapat melaksanakan berbagai ibadah kepada Allah SWT, seperti salat.

Tak hanya sekadar membasuh anggota tubuh, wudhu juga dianjurkan disertai dengan doa pada setiap gerakannya. Lantas, bagaimana bacaan doa wudhu yang lengkap dan seperti apa tata cara yang benar sesuai sunnah?

Bacaan Doa Wudhu Lengkap

Terdapat bacaan-bacaan yang bisa kita lantunkan dalam hati ketika sedang melaksanakan wudhu. Bacaan ini dimulai dari niat, doa setiap gerakan, hingga doa setelah wudhu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini adalah rangkaian doa wudhu lengkap yang bersumber dari kitab Al-Adzkar: Buku Induk Doa dan Zikir karya Imam Nawawi.

Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil ashghari fardal lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala."

Doa Sebelum Wudhu

ِبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Bismillahirrahmanirrahim

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

Doa Kumur-kumur

اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا

Allahummas qinii min haudhi nabiyyika ka'san laa adzhma'u ba'dahu abadan

Artinya: "Ya Allah berikanlah aku minum dari danau Nabi-Mu, yang dengan segelas darinya aku tidak akan haus untuk selamanya."

Doa Membasuh Hidung (istinsyaq)

اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نَعِيْمِكَ وَجَنَاتِكَ

Allahumma laa tahrimnii raaihata na'iimika wa janaatika

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau mengharamkan kepada kami dari harumnya kenikmatan dan surga-Mu."

Doa Membasuh Wajah

اللَّهُمَّ بَيِّض وَجْهِي يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ

Allahumma bayyidh wajhii yauma tabyadhdhu wujuuhun wa taswaddu wujuuhun

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah wajahku putih berseri pada saat wajah-wajah menjadi putih dan menjadi hitam."

Dzikir Membasuh Kedua Tangan

اللَّهُمَّ أَعْطِنِي كِتَابِيْ بِيَمِيْنيْ اَللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِي

Allahumma a'thinii kitaabii biyamiinii Allahumma laa tu'thinii kitaabii bisyimaalii

Artinya: "Ya Allah berikanlah buku catatan amalku dengan tangan kananku, ya Allah janganlah Engkau berikan buku catatan amalku dengan tangan kiri."

Doa Mengusap Kepala

اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِي وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَاظِلَّ إِلَّا ظِلُّكَ

Allahumma harrim sya'rii wa basyarii 'ala annaari wa adzillanii tahta 'arsyika yauma laa dzilla illa dzilluka

Artinya: "Ya Allah haramkanlah rambutku dan kulitku atas api neraka, naungilah aku di bawah Arsy-Mu pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Mu."

Doa Membasuh Telinga

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ

Allahummaj 'alnii minalladziina yastami'uunal qaula fayattabi'uuna ahsanahu

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan perkataan, kemudian mengikuti apa yang baik darinya."

Doa Membasuh Kedua Kaki

اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِي عَلَى الصِرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامِ

Allahumma tsabbit qadamii 'ala ash-shiraathi yauma tazillu fiihil aqdaami

Artinya: "Ya Allah, tetapkanlah kedua kakiku di atas jembatan Shiratal Mustaqim pada hari di mana banyak kaki-kaki yang tergelincir."

Doa Setelah Wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj 'alnii minat tawwaabiina waj 'alnii minal mutathaahiriina subhaanaka Allahumma wa bihamdika laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus Rasul utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci. Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."

Tata Cara Wudhu yang Benar

Setelah memahami niat serta doa di setiap gerakan wudhu, penting juga untuk mengetahui tata caranya agar dapat mempraktikkan wudhu dengan benar dan menyucikan diri dari hadats kecil. Berikut ini langkah-langkah wudhu yang dikutip dari kitab Al-Lu'lu' wal Marjan karya Muhammad Fuad Abdul Baqi:

  1. Mengawali wudhu dengan membaca niat dalam hati untuk menghilangkan hadats kecil karena Allah SWT.
  2. Membersihkan kedua telapak tangan sebanyak tiga kali hingga air merata ke sela-sela jari.
  3. Berkumur sebanyak tiga kali untuk membersihkan bagian dalam mulut.
  4. Menghirup air ke dalam hidung lalu mengeluarkannya kembali, dilakukan sebanyak tiga kali.
  5. Membasuh seluruh wajah, mulai dari batas tumbuhnya rambut hingga bagian bawah dagu.
  6. Membasuh kedua tangan hingga mencapai siku sebanyak tiga kali, dimulai dari tangan kanan.
  7. Mengusap bagian kepala sebanyak tiga kali dengan air.
  8. Mengusap kedua telinga secara bersamaan sebanyak tiga kali.
  9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak tiga kali, sambil menyela-nyelai jari-jari kaki.
  10. Menutup rangkaian wudhu dengan membaca doa setelah wudhu sebagai bentuk penyempurna ibadah.

Adab Setelah Selesai Wudhu

Dalam buku Rahasia Butiran Air Wudhu Menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah karya Ust. Mukhsin Matheer dijelaskan bahwa terdapat sejumlah adab yang dianjurkan untuk diamalkan setelah selesai berwudhu.

1. Membaca Doa Setelah Wudhu

Salah satu adab yang kerap terlewat adalah melafalkan doa setelah selesai berwudhu. Padahal, amalan ini memiliki keutamaan besar dengan pahala yang dijanjikan.

2. Menghadap Kiblat Usai Wudhu

Di antara adab sunnah setelah wudhu yang jarang dilakukan adalah menghadap ke arah kiblat saat berdoa. Para ulama, termasuk Imam Nawawi dalam Al-Adzkar, menjelaskan bahwa hal ini mencerminkan kesungguhan serta penghormatan dalam beribadah.

3. Tidak Langsung Mengeringkan Air Wudhu dengan Handuk

Sebagian ulama berpendapat bahwa membiarkan air wudhu mengering dengan sendirinya merupakan bagian dari adab yang dianjurkan. Pendapat ini didasarkan pada riwayat dari sahabat Anas bin Malik RA.

"Rasulullah SAW pernah berwudhu, lalu aku melihat beliau tidak mengeringkan air dari anggota tubuhnya." (HR Tirmidzi)

Selain itu, ada juga riwayat lainnya yang memperkuat kita untuk tidak mengeringkan air setelah wudhu. Rasulullah SAW bersabda,

"Tidaklah seorang muslim berwudhu lalu membasuh mukanya, melainkan keluar setiap dosa dari mukanya bersama tetesan air itu..." (HR Muslim)




(hnh/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads