Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Dunia dan Adabnya yang Perlu Diperhatikan

Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Dunia dan Adabnya yang Perlu Diperhatikan

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Sabtu, 31 Jan 2026 08:00 WIB
Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Dunia dan Adabnya yang Perlu Diperhatikan
Ilustrasi berdoa (Foto: Freepik)
Jakarta -

Doa untuk ayah yang sudah meninggal dunia bisa diamalkan muslim sebagai bentuk bakti seorang anak kepada orang tuanya. Sebagaimana diketahui, mendoakan orang tua juga termasuk kewajiban anak.

Rasulullah SAW bersabda,

"Jika orang tua yang sudah meninggal masih ada cara berbakti yang harus dilakukan seorang anak, yakni dengan mendoakan mereka untuk keselamatan dan pengampunan, memenuhi janji, membayar utang-utang mereka, dan menjalin silaturahmi dengan kerabat dan sahabatnya." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut buku Menelisik Hakikat Silaturahim tulisan Nasaruddin Umar, kematian bukan penghalang seseorang menjalin silaturahmi. Misalnya, mengunjungi makam orang tua yang sudah wafat dan mendoakannya jadi cara bersilaturahmi dengan mereka.

ADVERTISEMENT

Dalil terkait perintah berbakti kepada orang tua disebutkan dalam Al-Qur'an, salah satunya surah Al Baqarah ayat 83.

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَقُولُوا۟ لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِّنكُمْ وَأَنتُم مُّعْرِضُونَ

Artinya: "Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling."

Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Dunia

Berikut doa untuk ayah yang sudah meninggal dunia seperti dikutip dari buku Ayah Ibu Kubangunkan Surga Untukmu: Amalan-amalan Dahsyat untuk Orangtua yang Sudah Meninggal oleh Muhammad Abdul Hadi.

1. Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Versi Pendek

رَّبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

Rabbigh firlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaani shaghiiraa

Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil."

2. Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Versi Panjang

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā'i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā'inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu'allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi 'alaynā.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami."

Setelahnya dilanjut dengan doa berikut,

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa 'āfihim, wa'fu 'anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā'ata 'alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.

Artinya: "Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa'at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat."

Setelah selesai, muslim bisa mengamalkan doa sapu jagat, sholawat nabi dan membaca surah Al Fatihah sebagai penutup.

Adab Berdoa untuk Ayah yang Sudah Meninggal

Berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan ketika mendoakan ayah yang sudah meninggal dunia seperti dikutip dari buku Ringkasan Ihya Ulumuddin oleh Imam Al Ghazali terjemahan Abdul Rosyad Siddiq.

  1. Memilih waktu-waktu yang mulia dan diutamakan untuk berdoa
  2. Berada dalam kondisi suci
  3. Menghadap ke arah kiblat
  4. Bersuara santun
  5. Merendahkan diri
  6. Meyakini doanya akan dikabulkan dengan perasaan harap
  7. Memulai doa dengan mengagungkan nama Allah SWT

Cara Berbakti kepada Ayah yang Sudah Meninggal Dunia

Terdapat sejumlah cara yang bisa dilakukan muslim untuk berbakti kepada ayah yang sudah meninggal dunia. Berikut bahasannya yang dikutip dari buku Beasiswa di Bawah Telapak Kaki Ibu karya Balqis Khayyirah.

  1. Melunaskan nazar ayah
  2. Sedekah
  3. Silaturahmi dengan kerabat ayah




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads