Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores

ADVERTISEMENT

Foto Edu

Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores

Grandyos Zafna - detikEdu
Selasa, 20 Okt 2026 12:30 WIB

Manggarai - Sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa di NTT. Relawan Plan Indonesia menggelar kegiatan pemulihan psikososial bagi siswa di Manggarai.

Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti  kegiatan pemulihan psikososial dari Plan Indonesia di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa bumi yang merusak 2.147 unit bangunan sekolah di NTT. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

Relawan Plan Indonesia memberikan kegiatan pemulihan psikososial kepada siswa SD Negeri Inpres Nggorang di Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kemarin. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti  kegiatan pemulihan psikososial dari Plan Indonesia di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa bumi yang merusak 2.147 unit bangunan sekolah di NTT. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

Kegiatan ini dilakukan bagi siswa penyintas gempa yang melanda wilayah Flores pada pertengahan Agustus 2026.  ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti  kegiatan pemulihan psikososial dari Plan Indonesia di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa bumi yang merusak 2.147 unit bangunan sekolah di NTT. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak bencana gempa bumi di NTT. Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan pada 2.147 unit bangunan sekolah. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti  kegiatan pemulihan psikososial dari Plan Indonesia di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa bumi yang merusak 2.147 unit bangunan sekolah di NTT. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.



Dampak gempa tidak hanya dirasakan melalui kerusakan bangunan dan fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi tantangan bagi anak-anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dalam situasi pascabencana, dukungan psikososial menjadi salah satu upaya untuk membantu anak-anak menghadapi pengalaman bencana dan membangun kembali rasa aman. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti  kegiatan pemulihan psikososial dari Plan Indonesia di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa bumi yang merusak 2.147 unit bangunan sekolah di NTT. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.



Melalui kegiatan di SD Negeri Inpres Nggorang, relawan Plan Indonesia memberikan pendampingan kepada para siswa. Kegiatan pemulihan psikososial diharapkan dapat membantu anak-anak mengekspresikan perasaan, berinteraksi dengan teman sebaya, serta kembali menjalani kegiatan belajar dengan lebih nyaman.

   ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores
Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores
Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores
Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores
Menemani Anak-anak Pulih dari Dampak Gempa Flores

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads