Di saat banyak lulusan baru berlomba membangun karier di kota besar, Timothy Antonius justru mengambil jalan berbeda. Alumni Program S1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya ini memilih pulang ke desa untuk mengembangkan agribisnis keluarga, dan membuktikan bahwa bisnis dapat tumbuh sekaligus menghidupkan masyarakat.
Bagi Timothy, keberhasilan tidak semata diukur dari jabatan atau besarnya perusahaan tempat bekerja. Ia percaya bahwa bisnis dapat menjadi sarana menciptakan nilai sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Prinsip itulah yang dibawanya dalam memimpin PT CIFA Indonesia yang mengelola peternakan sapi di Sumatera, perkebunan jeruk di Medan, serta perkebunan manggis, durian, dan pisang premium di Subang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap orang punya ukuran keberhasilan yang berbeda. Ada yang ingin membangun karier di perusahaan. Saya justru merasa lebih tenang berkembang di desa. Yang ingin saya capai adalah seberapa besar usaha ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Timothy dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).
Belajar Bisnis lewat Pengalaman Nyata, Bukan Sekadar Teori
Satu tahun setelah lulus pada 2025, Timothy menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam mengembangkan bisnisnya. Ia harus memimpin pekerja yang sebagian besar memiliki pengalaman jauh lebih panjang darinya. Situasi tersebut membuatnya belajar bahwa kepemimpinan bukan tentang sekadar memberi instruksi, melainkan mau mendengarkan, membangun kepercayaan, dan mengambil keputusan bersama.
Pengalaman memimpin dan berkolaborasi sebenarnya telah terlatih sejak ia menjadi mahasiswa Program S1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya. Selama kuliah, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas. Mereka juga terlibat dalam proyek nyata, menyelesaikan persoalan bisnis, bekerja lintas disiplin, hingga berkolaborasi dengan industri.
Cara belajar tersebut membantu mahasiswa memahami bagaimana mengambil keputusan berdasarkan analisis sekaligus melihat peluang di tengah perubahan dunia bisnis.
Pendekatan ini membuat lulusan Program S1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya memiliki pilihan karier yang lebih luas. Mereka dapat berkarier di perusahaan nasional maupun multinasional, menjadi entrepreneur, membangun startup, mengembangkan bisnis keluarga, atau menciptakan usaha yang memberikan dampak bagi masyarakat. Dengan kata lain, lulusan tidak hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja.
Agribisnis yang Tumbuh Bersama Masyarakat
Foto: Prasetiya Mulya |
Selain mengembangkan usaha keluarga, Timothy bersama sahabatnya membangun perkebunan pisang premium di Subang. Berbagai varietas seperti Cavendish, Barangan Merah, Kepok Tanjung, hingga Raja Bulu dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Usaha tersebut kini mempekerjakan karyawan tetap dari masyarakat sekitar. Ketika musim panen atau pembukaan lahan baru, jumlah tenaga kerja juga bertambah sehingga semakin banyak warga memperoleh penghasilan tambahan. Kehadiran perkebunan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.
"Dulu pekerjaan tidak selalu ada setiap hari. Sekarang kami bisa ikut bekerja di kebun dan mendapatkan penghasilan tambahan. Kehadiran perkebunan ini membuat masyarakat merasa dilibatkan," kata Ropi, salah satu pekerja di perkebunan tersebut.
Ke depan, Timothy menargetkan kawasan tersebut berkembang menjadi ekosistem agrowisata yang melibatkan lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi ruang edukasi mengenai pertanian dan agribisnis. Baginya, keberhasilan sebuah usaha bukan hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari dampak yang dirasakan masyarakat sekitar.
Kuliah Bisnis yang Mempersiapkan Lulusan menjadi Pemimpin
Kisah Timothy menunjukkan bahwa pendidikan bisnis tidak hanya melahirkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga pemimpin yang mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi dengan industri, dan penyelesaian proyek nyata, Program S1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya membekali mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan, pemecahan masalah, berpikir strategis, serta jiwa entrepreneurship yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Bagi calon mahasiswa yang sedang mencari kuliah bisnis, jurusan bisnis, atau kampus bisnis dengan pengalaman belajar yang dekat dengan dunia industri, mendaftar Program S1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya menawarkan kesempatan belajar langsung dari praktisi, mengerjakan proyek nyata, dan mengembangkan kemampuan membangun bisnis sejak masa kuliah. Pengalaman tersebut membuka banyak pilihan karier.
Mulai dari profesional di perusahaan nasional maupun multinasional, entrepreneur, pengembang startup, hingga penerus bisnis keluarga yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Seperti Timothy, langkah besar sering kali berawal dari keberanian melihat peluang dan keinginan untuk memberi manfaat bagi orang lain.
(anl/ega)

