×
Ad

8 Fenomena Langit pada Juli 2026, Siap Lihat Hujan Meteor?

Cicin Yulianti - detikEdu
Minggu, 05 Jul 2026 19:00 WIB
Foto: iStock/Ilustrasi hujan meteor.
Jakarta -

Bulan Juli 2026 telah tiba! Pada bulan ini, langit akan menampakkan berbagai macam fenomena yang indah dan menarik untuk dipelajari atau ditonton.

Ada beberapa fenomena kosmik hingga pertemuan beberapa planet yang sayang sekali jika dilewatkan. Memangnya ada pertunjukan langit apa saja yang bisa disaksikan selama Juli 2026?

Mengutip National Geographic, berikut beberapa fenomena langit selama Juli 2026:

Daftar Fenomena Langit Selama Juli 2026

1. Pertemuan Saturnus-Bulan

Pada 7-8 Juli 2026, warga Bumi bisa menyaksikan fenomena pertemuan Saturnus dan Bulan. Jarak mereka akan terlihat berdekatan, yakni sekitar 9 derajat.

Mereka berdua akan bergerak secara beriringan hingga fajar nampak. Selama itu, Mars dan gugusan bintang Pleiades juga akan berada di dekat mereka.

2. Segitiga Pleiades-Bulan-Mars

Pleiades adalah gugus bintang yang terang. Pada 11 Juli nanti, gugus ini akan membentuk segitiga bersama dengan bulan sabit tipis dan Mars.

Fenomena ini akan tampak sekitar dua jam sebelum matahari terbit. Keberadaan mereka ada di atas cakrawala timur dengan jarak sedikit lebih dari 5 derajat.

3. Bulan Baru

Seperti pada setiap bulan, bulan baru akan muncul pada pertengahan bulan, yakni tanggal 14 Juli. Pada bulan baru nanti, langit akan terlihat lebih gelap.

Kondisi tersebut cocok untuk melihat objek luar angkasa seperti Gugus Hercules Besar atau Nebula Cincin. Pada saat itu, bulan hampir tidak memancarkan cahaya.

4. Bulan Sabit dan Venus yang Terang

Pada tanggal 17 Juli 2026, kondisi bulan sabit akan membuat malam pada hari itu terlihat terang akibat Venus. Bulan dan Venus akan nampak memesona setelah Matahari terbenam.

5. Bulan Purnama Rusa

Pada akhir bulan, yakni 28-29 Juli 2026, akan ada fenomena bulan purnama rusa. Pada saat bulan purnama ini, bulan akan nampak sangat bercahaya.

Mengapa disebut bulan rusa jantan? Nama ini diambil dari musim ketika tanduk rusa jantan tumbuh dengan cepat. Bulan purnama rusa akan mencapai puncak iluminasinya sekitar pukul 10:30 pagi ET pada tanggal 29 Juli.

6. Puncak Hujan Meteor Delta Aquariid

Pada 12 Juli hingga 23 Agustus 2026 diperkirakan akan ada hujan meteor musim panas. Puncaknya akan terjadi pada 30 dan 31 Juli 2026.

Tempat terbaik untuk menyaksikan hujan meteor ini adalah di belahan Bumi Selatan. Semakin ke selatan, pengamatannya akan semakin baik.

7. Hujan Meteor Alpha Capricornids

Masih fenomena yang sama, yakni hujan meteor pada 3 Juli–15 Agustus 2026. Hujan meteor kali ini bernama Alpha Capricornids.

Puncaknya juga akan terjadi pada 30-31 Juli 2026. Berbeda dengan hujan meteor musim panas, hujan meteor ini akan indah dilihat dari Bumi di belahan utara.

8. Comet 10P

Sebuah komet setiap lima tahun akan terlihat sepanjang Juli ini. Komet 10P kini bisa dinikmati lewat teleskop kecil.

Komet ini akan terlihat di belahan bumi utara dan selatan, dekat konstelasi Capricornus. Komet 10P mencapai puncak iluminasi pada awal Agustus.

Nah, kalau detikers mau lihat fenomena langit yang mana nih? Siapkan teleskop kalian!



Simak Video "Video: Hujan Meteor Sextantids Akan Hiasi Langit pada Akhir September"

(cyu/faz)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork