Pendaftaran Beasiswa Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Jerman akan segera ditutup pada 28 Oktober 2026. Seperti apa tingkat persaingannya?
"Persaingan memang ada, dalam artian tidak semua orang yang mencoba akan mendapatkan beasiswa," ungkap Prof. Dr. Joybrato Mukherjee, Presiden DAAD, dalam acara Strengthening Germany-Indonesia Academic and Scientific Cooperation: DAAD Scholarships, Research, and Future Collaboration di Mandarin Oriental Hotel, Grand Ballroom, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Beasiswa DAAD sendiri dibuka di banyak negara, termasuk Indonesia. Adapun rasio keketatan setiap negara bisa berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasionya pun bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Begitu pula antarnegara maupun antarwilayah. Jadi, secara umum, dalam beberapa tahun terakhir, di berbagai wilayah dan negara, rasionya berkisar antara 1 banding 10, 1 banding 7, hingga 1 banding 6," tuturnya.
"Jika Anda mendaftar, peluang Anda cukup baik, meski tentu saja peluangnya bukan 60, 70, atau 100 persen," imbuhnya.
Konsultasi Beasiswa DAAD di Indonesia
Untuk WNI yang ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai beasiswa tersebut, DAAD menyediakan konsultasi tatap muka maupun daring. Jika ingin berkunjung secara langsung, detikers bisa mengunjungi DAAD Regional Office Jakarta di I. Jend. Sudirman, Kav. 61 62, Summitmas Building 2, Lantai 14, Jakarta.
Kemudian konsultasi daring bisa dilakukan melalui https://www.daad-indonesia.org/en/2020/11/12/konsultasi-online-2/.
Beasiswa DAAD yang Masih Dibuka hingga 28 Oktober
Beasiswa S2 Bidang STEM
Beasiswa DAAD jenjang S2 bidang STEM dibuka unyik lulusan S1/sederajat dan belum memiliki gelar magister untuk studi periode winter 2027/2028 di kampus negeri atau kampus yang diakui pemerintah Jerman yang tanpa tuition fee. Bidang studi yang dapat diambil adalah:
Matematika
Ilmu komputer
Ilmu hayati
Rekayasa/teknik
Interdisciplinary dengan fokus STEM.
Komponen Beasiswa:
1. Uang beasiswa bulanan 992 euro atau sekitar Rp19,95 juta (kurs 1 euro = Rp 20.120,40)
2. Asuransi kesehatan, kecelakaan, dan personal liability
3. Travel allowance untuk kedatangan
4. Tunjangan studi tahunan 460 euro atau sekitar Rp 9,25 juta
5. Biaya kursus bahasa online
6. Sesuai ketentuan (tidak untuk semua penerima beasiswa):
- Subsidi biaya sewa tempat tinggal per bulan
- Tunjangan bulanan bagi keluarga
- Subsidi disabilitas/penyakit kronis
- Biaya penggantian carbon offsett penerbangan
Beasiswa S3
Beasiswa doktoral ini dibuka untuk lulusan master's degree/diploma dan juga lulusan S1 pada kondisi tertentu. Penerima beasiswa berpotensi mendapat proyek mandiri dengan pengawasan pihak kampus (doctoral supervisor) atau studi di program doktoral terstruktur pada 2027 di kampus negeri atau swasta yang diakui pemerintah Jerman, atau institusi riset nonperguruan tinggi di Jerman.
Komponen Beasiswa:
1. Uang beasiswa 1.400 euro atau sekitar Rp 28 juta per bulan
2. Asuransi kesehatan, kecelakaan, dan personal liability
3. Uang saku perjalanan ke Jerman
4. Tunjangan riset tahunan 460 euro atau sekitar Rp 9,25 juta
5. Biaya kursus bahasa online
6. Tunjangan kursus bahasa dalam masa beasiswa
7. Sesuai ketentuan (tidak untuk semua penerima beasiswa):
- Subsidi biaya sewa tempat tinggal per bulan
- Tunjangan bulanan bagi keluarga
- Subsidi disabilitas/penyakit kronis
- Biaya kursus bahasa 2-6 bulan sebelum riset di Jerman
- Biaya penggantian tes DaFatau DSH
Bi-nationally Supervised Doctorates
Terakhir adalah Bi-nationally Supervised Doctorates, yaitu beasiswa yang memungkinkan penerima beasiswa untuk S3 di kampus Indonesia dan Jerman.
Komponen Beasiswa:
1. Uang beasiswa 1.400 euro atau sekitar Rp 28 juta per bulan selama tinggal di Jerman
2. Asuransi kesehatan, kecelakaan, dan personal liability
3. Uang saku maksimal 3 kali PP
4. Tunjangan riset 460 euro atau sekitar Rp 9,25 juta
5. Biaya perjalanan dan akomodasi untuk pembimbing, satu kali, maksimal 10 hari ke Jerman untuk memantau perkembangan studi dan ke kampus di Indonesia untuk ikut dalam sidang akhir.
6. Biaya kursus bahasa online
7. Tunjangan kursus bahasa dalam masa beasiswa
8. Biaya penggantian tes DaFatau DSH
9. Sesuai ketentuan (tidak untuk semua penerima beasiswa):
- Subsidi biaya sewa tempat tinggal per bulan
- Tunjangan bulanan bagi keluarga
- Subsidi disabilitas/penyakit kronis
- Biaya kursus bahasa 2-6 bulan sebelum riset di Jerman
