×
Ad

Ini Beasiswa S2-S3 di UGM dari Jardine Foundation, Plus Biaya Hidup

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 01 Sep 2026 09:30 WIB
Peresmian Beasiswa Jardine-UGM di Jakarta, Senin (31/8/2026). Foto: Trisna Wulandari/detikcom
Jakarta -

Jardine Foundation dan Universitas Gadjah Mada (UGM) meresmikan program beasiswa Jardine Foundation, Senin (31/8/2026). Tersedia 20 beasiswa pascasarjana untuk menempuh studi di UGM mulai tahun ini, termasuk biaya pendidikan dan biaya hidup.

Jardine Foundation merupakan yayasan pendidikan dari Jardine Matheson. Jardines adalah perusahan investasi terdiversifikasi yang berfokus pada kawasan Asia Pasifik, dengan saham tercatat utamanya di London Stock Exchange dan secara sekunder di Singapura. Sebelumnya, yayasan ini dikenal memberikan beasiswa studi di University of Oxford dan University of Cambridge.

Director of Jardine Matheson Holdings Ltd, Anthony Nightingale, mengatakan pihaknya juga akan berupaya untuk memberikan dukungan khususnya melalui jejaring alumni beasiswa Jardine di Oxford, Cambridge, dan UGM. Untuk konteks Indonesia, menurutnya, akan memungkinkan bagi pihaknya untuk menyediakan peluang magang dan kerja bagi penerima beasiswa Jardine di UGM.

"Khususnya untuk skema lokal di Indonesia, menurut saya, relevan untuk membuka peluang magang atau bahkan kerja di masa mendatang di perusahaan-perusahaan di dalam grup kami, tuturnya di Mandarin Oriental Hotel, Jl MH Thamrin, Jakarta, Senin (31/8/2026).

"Di samping itu, baik untuk alumni program Oxford, Cambridge, dan dalam negeri, kami akan memperkuat jejaring alumni dan menengok pengayaan seperti apa yang dapat kami sediakan dalam kegiatannya. Menurut kami, ini sangat penting," imbuh Nightingale.

Selaras, Mantan Menteri Luar Negeri RI sekaligus Senior Advisor Jardine Foundation, Retno Marsudi, mengatakan, lbeasiswa ini juga meliputi pengayaan soft skill untuk mempersiapkan penerima beasiswa agar dapat berdampak bagi masyarakat.

"Dalam pembicaraan (dengan UGM), ada pembicaraan mengenai mentoring, dan saya bilang 'I'm more than happy to be one of the mentors untuk anak-anak'," tuturnya.

Beasiswa Jardine di UGM

Retno mengungkapkan, beasiswa Jardine rencananya juga akan diperluas ke kampus-kampus lain dan digelar setiap tahun. Namun, tahun ini, beasiswa Jardine bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027 dimulai di UGM.

Rektor UGM Prof dr Ova Emilia, MMedEd, SpOG(K), PhD mengatakan, beasiswa Jardine di UGM mendukung studi di bidang-bidang terkait tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat berdampak pada isu-isu SDGs setelah lulus.

Sementara itu, bidang prioritas yang diharapkan yakni terkait perubahan iklim, kesehatan, dan pertanian.

Ova mengatakan, beasiswa Jardine di UGM juga mempertimbangkan inklusivitas dan mendorong pelamar dari daerah 3T untuk mendaftar. Dengan mengikuti program ini, diharapkan lulusannya kelak juga dapat menembus universitas terbaik dunia seperti Oxford dan Cambridge.

"UGM berkomitmen untuk ikut mempersiapkan itu sehingga mendapatkan bukan hanya talenta terbaik, tetapi juga untuk mendistribusikan talenta-talenta itu untuk seluruh negeri," ucapnya.

Seleksi Beasiswa Jardine di UGM

Berdasarkan laman Direktorat Kemahasiswaan UGM, Jardine-UGM Postgraduate Scholarship Tahun 2026 sedang memasuki tahap seleksi.

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama (PPUKS) UGM Dr Danang Sri Hadmoko SSi MSc mengatakan, sebanyak 151 pendaftar beasiswa magister dan 50 pendaftar beasiswa doktor terhimpun pada seleksi periode ini. Setelah seleksi administrasi oleh UGM, pendaftar akan menjalani wawancara bersama Jardine-UGM.

Danang mengatakan, salah satu kunci seleksi beasiswa Jardine di UGM yakni memiliki kemampuan akademik dan memiliki tujuan yang jelas pascastudi.

"Satu hal, value yang ingin kita tularkan adalah bahwa mereka mendapatkan beasiswa itu punya tanggung jawab dan juga punya social responsibility setelah itu. Harapannya mereka ketika nanti sukses, juga akan menularkan itu juga, memberikan beasiswa juga kepada anak-anak muda nanti, generasi-generasi selanjutnya," tuturnya.

Danang menjelaskan, penerima beasiswa nantinya akan dilatih untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, komunikasi, keterampilan hidup, dan lainnya dengan fasilitas Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

"Kalau secara fisik fasilitasnya adalah bangunannya itu sudah ada 9 hektare bangunan di sana, kemudian tanahnya luasnya 5 hektare, di situ kita mengundang industri, kita mengundang international agency juga ada di situ, jadi nanti akan kita buatkan ekosistem di situ, jadi kolamnya akan ada di situ semua," imbuhnya.

Bagi yang tertarik untuk mempersiapkan diri mendaftar ke UGM dengan beasiswa Jardine tahun depan, berikut gambaran persyaratannya tahun ini:

  • Warga Negara Indonesia
  • Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
  • Sedang menempuh semester pertama pada Program Magister atau Doktor di Universitas Gadjah Mada pada periode semester gasal
  • Sanggup tidak mengambil cuti akademik selama periode menerima beasiswa
  • IPK pada jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,50
  • Memiliki potensi akademik yang kuat, sanggup mempertahankan IPK minimal 3,50 setiap semester
  • Sanggup menyelesaikan studi tidak melebihi 4 semester untuk Program Magister dan 8 semester untuk Program Doktor
  • Diutamakan bagi mahasiswa dengan rencana penelitian yang jelas, bertema SDGs dan selaras dengan agenda pembangunan nasional dan/atau ASEAN
  • Diutamakan dibimbing oleh dosen pembimbing yang mempunyai project grant
  • Bersedia mengupayakan kelulusan tepat waktu dan mengikuti pengayaan program atau leadership program (jika diperlukan)
  • Memiliki prestasi, pengalaman organisasi, dan potensi kepemimpinan yang baik
  • Memiliki komitmen dan pengalaman keterlibatan nyata dalam kegiatan kemasyarakatan
  • Memiliki komitmen untuk berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris baik
  • Bersedia mengikuti kegiatan pembinaan (enrichment program) yang diselenggarakan selama menjadi penerima beasiswa
  • Bersedia mengikuti seluruh ketentuan Program Jardine-UGM Postgraduate Scholarship.


Simak Video "Video: Rektor UGM Sebut 75 Persen Mahasiswanya Terima Beasiswa"

(twu/faz)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork