×
Ad

Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026, Ada Bantuan Pendidikan Rp 10 Juta per Semester

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Senin, 01 Jun 2026 10:00 WIB
Foto: Getty Images/Nansan Houn/Ilustrasi beasisea kesehatan 2026.
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026 atau Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan. Program ini ditujukan bagi mahasiswi aktif Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes di seluruh Indonesia.

Dilansir dari panduan resmi program, Beasiswa SEHAT menjadi bagian dari upaya transformasi sumber daya manusia kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga akan mendapat pelatihan pengembangan kapasitas hingga mentoring.

Manfaat Beasiswa

- Bantuan finansial berupa dana pendidikan maksimal Rp 10.000.000 per semester (mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi).

- Khusus mahasiswa jenjang diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3.000.000 yang diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi.

- Penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1.200.000 per semester.

- Peserta akan mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring, masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe hingga memperoleh jejaring nasional dan internasional.

- Khusus jenjang profesi, peserta berkesempatan menjadi mentor serta menginisiasi proyek sosial.

Jurusan yang Bisa Daftar

Beasiswa ini dibuka untuk mahasiswi dari sejumlah program studi kesehatan, yakni:


Keperawatan (Diploma dan Profesi)

Kebidanan (Diploma dan Profesi)

Gizi dan Dietetika (Diploma dan Profesi)

Farmasi (Diploma)

Sanitasi Lingkungan (Diploma)

Teknik Laboratorium Medik (Diploma)

Kesehatan Gigi (Diploma)

Promosi Kesehatan (Diploma)

Fisioterapi (Diploma dan Profesi)

Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Diploma)

Syarat Pendaftar

1. Pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) berjenis kelamin perempuan dan belum menikah.

2. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia peserta minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Sementara untuk jenjang profesi maksimal berusia 27 tahun.

3. Peserta juga harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan:

- Jenjang D3/D4 berada di semester 1

- Jenjang D4 lanjutan berada di semester 3

- Jenjang profesi berada di semester 1

4. Peserta aktif dalam kegiatan organisasi atau kemasyarakatan, tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa, serta bersedia menjadi YKK Ambassador.

5. Sebagai persyaratan akademik, nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1. Sementara pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30 dan jenjang profesi minimal 3,75.

6. Membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250-450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta wajib mengunggah video 60 detik di Instagram atau TikTok mengenai alasan pengabdian di wilayah DTPK.

Dokumen yang Dibutuhkan

Beberapa dokumen yang perlu diunggah saat pendaftaran meliputi:


KTP dan Kartu Keluarga (KK)

Pas foto 4x6 format JPG

Rapor kelas 10-12

KHS semester 1 untuk D4 semester 3

Ijazah dan transkrip nilai untuk jenjang profesi

Surat keterangan mahasiswa aktif

Surat rekomendasi

Hasil scan esai tulisan tangan

Jadwal Beasiswa SEHAT 2026

Pendaftaran: 8-30 Juni 2026

Seleksi administrasi: 1-27 Juli 2026

Pengumuman administrasi: 28 Juli 2026

Tes penulisan esai online: 1 Agustus 2026

Tes wawancara online: 21 Agustus-14 September 2026

Pengumuman akhir: 16 September 2026

Registrasi ulang dan orientasi: September-Oktober 2026

Cara Daftar

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes.

Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Informasi lengkap mengenai Beasiswa SEHAT 2026 juga dapat disimak melalui sosialisasi online yang akan dilaksanakan pada 2-5 Juni 2026 dan panduan resmi di Panduan Beasiswa SEHAT 2026 ya, detikers!

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.



Simak Video "Video Tak Hanya Imunisasi, Ini Saran Kemenkes agar Anak Terhindar Campak"

(rhr/faz)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork