6 Rekomendasi Destinasi Liburan Akhir Tahun 2025 di Labuan Bajo

6 Rekomendasi Destinasi Liburan Akhir Tahun 2025 di Labuan Bajo

I Komang Murdana - detikBali
Minggu, 30 Nov 2025 13:28 WIB
Seenggaknya sekali seumur hidup traveler menjejak Pulau Padar di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sini, rasanya tentram dan nyaman usai melepaskan pandangan sejauh-jauhnya.
Pesona Pulau Padar di Labuan Bajo, NTT. (Foto: Andhika Prasetia)
Manggarai Barat -

Tak terasa sebentar lagi tahun 2025 akan berakhir. Jangan lupa untuk memasukkan Labuan Bajo sebagai salah satu tempat berlibur akhir tahun bersama keluarga atau orang-orang tersayang Anda.

Selain dikenal sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo juga memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang eksotis. Tak hanya keindahan alamnya, Anda juga dapat menikmati budaya dan tradisi warga setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak enam destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat liburan akhir tahun 2025 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berikut ini:

1. Goa Rangko

ADVERTISEMENT
Goa Rangko di Labuan BajoGoa Rangko di Labuan Bajo Foto: (Bekti Yustiarti/d'traveler)

Goa Rangko berada di Desa Rangko, Kecamatan Boleng, sekitar 15 kilometer dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Di dalamnya terdapat kolam air asin yang jernih dan segar sedalam tujuh meter.

Wisatawan bisa berendam atau berenang di kolam tersebut. Air kolam terlihat berwarna biru saat pantulan cahaya matahari masuk ke dalam gua.

Bagian dalam gua yang agak gelap juga berubah menjadi terang karena dinding-dinding dalam goa memantulkan cahaya sinar matahari. Pemandangan kian indah dengan endapan batu kapur berbentuk stalagmit dan stalagtit di mulut gua.

Waktu terbaik mengunjungi Gua Rangko pada pukul 13.00-15.00 Wita. Sebab, pada waktu tersebut sinar matahari masih bisa masuk sehingga kondisi dalam goa tidak gelap.

2. Pulau Padar

Seenggaknya sekali seumur hidup traveler menjejak Pulau Padar di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sini, rasanya tentram dan nyaman usai melepaskan pandangan sejauh-jauhnya.Pulau Padar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Andhika Prasetia

Destinasi wisata di Labuan Bajo selanjutnya adalah Pulau Padar. Anda akan disuguhkan dengan keindahan tiga teluk yang memiliki bentuk seperti bulan sabit dengan pasir putih, merah muda, dan hitam. Pemandangan ini menjadi salah satu daya tarik ikonik dan sering kali menjadi spot foto terbaik di Taman Nasional Komodo.

Selain pemandangan tiga teluk, Anda juga bisa melihat gugusan pulau lain, lautan luas, dan perbukitan yang membentang dari puncak Pulau Padar. Musim juga mempengaruhi warna vegetasi Pulau Padar, yakni hamparan hijau cerah saat musim hujan dan kuning keemasan saat musim kemarau.

3. Goa Batu Cermin

Goa Batu CerminGoa Batu Cermin Foto: Kemenparekraf

Goa Batu Cermin memiliki dinding dan langit-langit gua yang dihiasi fosil berbagai biota laut purba. Konon, dahulu goa ini berada di bawah laut dan terangkat ke permukaan karena aktivitas pergeseran lempeng tektonik.

Saat memasuki Gua Batu Cermin, batu-batu kapur tertentu seakan menjadi transparan saat terkena sinar matahari. Refleksi batu-batu tersebut menciptakan efek cahaya yang indah di permukaan air di dalam gua.

Destinasi Gua Batu Cermin terletak di pusat Labuan Bajo yaitu di Desa Batu Cermin, Manggarai Barat, NTT. Akses untuk menuju ke lokasi cukup mudah karena tersedia angkutan umum yang dapat mengantar dari Bandara Komodo Labuan Bajo hingga ke lokasi gua.

Gua Batu Cermin berjarak 3,7 kilometer dari Bandara Komodo dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Sedangkan Jarak tempuh gua dari pusat kota Labuan Bajo hanya sekitar 20 menit saja.

4. Pulau Kelor

Pulau kelorPulau kelor Foto: (Windy Andryana/d'Traveler)

Pulau Kelor sangat cocok dikunjungi bagi Anda yang menepi sejenak dari riuhnya kota dan rutinitas sehari-hari yang membosankan. Pulau ini benar-benar sepi dan tidak berpenghuni. Embusan angin membawa kesunyian yang memeluk tenang.

Hanya butuh 30 menit dari Labuan Bajo untuk bisa menikmati keindahan Pulau Kelor. Anda akan disuguhkan dengan hamparan pantai berpasir halus dan air laut yang jernih. Jika Anda ngin berenang atau bermain air disini juga tergolong aman karena ombak tidak besar.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan aktivitas mendaki bukit untuk melihat keindahan Pulau Kelor dari atas ketinggian. Untuk mengunjungi pulau ini, Anda bisa menggunakan jalur darat selama 45 menit dari Labuan Bajo menuju jalan Pantai Pede. Setelah itu, Anda perlu naik perahu sekitar 30 menit untuk tiba di Pulau Kelor.

5. Pink Beach

Long Beach atau Pantai Pink Pulau PadarLong Beach atau Pantai Pink Pulau Padar Foto: (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Menyaksikan sunset dari bukit di sekitar Pantai Pink Beach akan menjadikan pengalaman liburan akhir tahun tak terlupakan. Anda bisa naik ke bukit dan menyaksikan sunset dari ketinggian dan dikelilingi padang savana.

Pantai Pink Beach adalah salah satu pantai yang sering dikunjungi oleh wisatawan saat berlibur ke Labuan Bajo. Pantai ini menjadi ikon Labuan Bajo karena terkenal dengan pasirnya yang berwarna merah muda. Pantai ini menjadi rumah untuk ikan-ikan karang yang berkerlip dan bintang laut.

Pink Beach bahkan dinobatkan sebagai pantai tercantik di dunia versi Explore Worldwide. Posisinya mengalahkan Pantai Le Morne di Mauritius dan Bulders Beach di Afrika yang menempati urutan kedua dan ketiga.

6. Gili Lawa Darat

Sejumlah penyelam di melakukan tranplantasi karang di perairan Gili Lawa Darat, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT (Dok. Amare Divers)Sejumlah penyelam di melakukan tranplantasi karang di perairan Gili Lawa Darat, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT (Dok. Amare Divers)

Pulau kecil di sebelah utara Pulau Komodo ini menawarkan lanskap indah begitu wisatawan tiba di puncaknya. Wisatawan harus trekking selama 30 menit ke puncak Gili Lawa.

Pulau tak berpenghuni yang juga disebut Gili Laba ini menawarkan panorama perbukitan yang eksotik dengan padang rumput menghampar luas, dikelilingi lautan. Padang rumput berwarna kuning saat musim kemarau, dan berwarna hijau saat musim hujan.

Dari puncak bukit, Anda juga dimanjakan dengan pemandangan indah gugusan pulau di sekitar Gili Lawa. Selain menikmati keindahan alam dari puncak bukitnya, Anda bisa melakukan aktivitas diving dan snorkeling dengan panorama alam bawah lautnya yang indah.

Daya tarik utama tempat ini adalah keberadaan rusa Timor, yang merupakan hewan herbivora asli Indonesia dan hanya dapat ditemukan di wilayah tertentu, termasuk NTT. Keberadaan rusa timor menjadi istimewa karena populasinya terancam punah.

Tips berwisata ke Labuan Bajo

  • Pesan tiket pesawat, hotel, dan kapal minimal 1-2 bulan sebelum keberangkatan karena akhir tahun adalah peak season.
  • Pantau prakiraan cuaca dan pilih hari dengan curah hujan rendah untuk aktivitas luar ruangan.
  • Gunakan tour guide resmi dan berpengalaman agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
  • Pastikan kapal wisata yang disewa memiliki standar keamanan lengkap dan awak profesional.
  • Bawa perlengkapan pribadi seperti sunscreen, topi, dry bag, dan alas kaki yang nyaman untuk trekking.
  • Jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan hindari merusak atau mengganggu satwa liar.



(iws/iws)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads