Nasib apes menimpa bek Bali United, Thomas Lam. Menjalani debutnya di Super League 2026/2027, Lam justru membuat blunder dengan mendapat kartu merah saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Dipta, Sabtu (10/10) lalu.
Akibatnya, bek tengah asal Finlandia itu harus kembali menepi karena menjalani hukuman atas pelanggaran yang dilakukannya. Padahal, Lam baru saja melakoni debut bersama Bali United setelah pulih dari cedera.
Thomas Lam masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-59 untuk menggantikan Kadek Arel Priyatna. Setelah sekitar 30 menit berada di lapangan, Lam melakukan pelanggaran terhadap pemain Persijap yang membuat wasit memberinya kartu kuning.
Drama Thomas Lam berlanjut menjelang pertandingan berakhir. Thijmen Goppel lebih dulu mendapat tekel keras dari pemain Persijap. Pemain Serdadu Tridatu kemudian merespons insiden tersebut secara emosional dengan mengerubungi pemain Persijap.
Thomas Lam yang ikut terlibat dalam keributan itu terpancing emosi dan mendorong salah satu pemain lawan hingga tersungkur. Wasit yang melihat insiden tersebut kemudian memberikan kartu kuning kedua kepada Lam. Alhasil, bek Bali United itu harus meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah.
Thomas Lam kini harus menunggu keputusan Komdis PSSI terkait durasi sanksi yang akan dijatuhkan atas kartu merah tersebut.
Dari sisi tim, insiden ini merugikan Bali United yang tengah mengalami krisis pemain. Sebelumnya, Rahmat Arjuna dan Tim Receveur juga mendapat kartu merah pada pekan ketiga.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, angkat bicara terkait insiden yang melibatkan Thomas Lam. Ia sangat menyayangkan tindakan anak asuhnya tersebut dan mengaku siap memberikan nasihat kepada sang pemain.
"Ya, itu salah. Apa yang dilakukan Lam tidak bisa dibenarkan. Itu sangat fatal. Saya akan datangi dia dan memberikannya nasehat," beber Johnny Jansen, Senin (12/10/2026).
Jansen menegaskan, kesalahan yang merugikan tim tidak bisa ditoleransi. Menurutnya, aturan tersebut berlaku bagi seluruh pemain, bukan hanya Thomas Lam.
Absennya Thomas Lam membuat Bali United hanya memiliki dua bek tengah murni yang tersisa, yakni Kadek Arel dan Bagas Adi Nugroho. Namun, saat menghadapi Persijap, Johnny Jansen melakukan eksperimen dengan menempatkan Tim Geypens, yang notabene merupakan bek sayap, sebagai bek tengah untuk mendampingi Arel.
Simak Video "Video: Heboh Wasit di Peru Tendang Wajah Pelatih Sambil Beri Kartu Merah"
(dpw/dpw)