detikBali

Presiden FIFA Setop Wacana Penjualan Saham Piala Dunia

Terpopuler Koleksi Pilihan

Presiden FIFA Setop Wacana Penjualan Saham Piala Dunia


Afif Farhan - detikBali

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Final - Spain v Argentina - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 19, 2026 FIFA President Gianni Infantino arrives at the stadium before the match REUTERS/Agustin Marcarian
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Foto: REUTERS/Agustin Marcarian)
Denpasar -

Presiden FIFA Gianni Infantino menghentikan wacana pendirian FIFA Forward Enterprise (FFE). Pendirian FEE sebagai sebuah anak usaha yang mengatur hak siar, penjualan tiket, hingga penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta itu dihentikan setelah mendapat kecaman dari setiap federasi di dunia.

Dilansir dari detikSport, Infantino mengatakan voting sudah dilakukan terhadap 211 anggota dan lebih dari setengahnya tidak setuju. Infantino menyebut dirinya menghormati keputusan yang sudah diambil oleh tiap negara anggota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan, yang tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," jelas Infantino dalam keterangan resminya, Minggu (2/8/2026).

"Tujuan kami selalu-dan akan selalu-adalah untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Diketahui, sejumlah federasi sepakbola seperti UEFA, AFC, sampai CONMEBOL menentang keras wacana pembentukan FEE. Mereka menilai sepakbola harus menjunjung tinggi sportivitas dan jauh dari kepentingan segelintir orang.

Meski FIFA sempat berdalih bahwa keuntungan dari FFE akan kembali ke setiap negara anggota. Namun, hal itu dirasa bukan alasan yang logis. Apalagi, keuntungan dari pagelaran Piala Dunia sudah cukup tinggi dan FIFA sejatinya organisasi nirlaba.

"Ke depan, niat saya adalah untuk kembali mempertemukan semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang, dengan semangat kepentingan bersama dalam olahraga kami, serta dengan tujuan untuk terus mengembangkan sepakbola di mana-mana, terutama di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan kami," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)









Hide Ads