Internasional

Acara Jumpa Fans Messi Ricuh, Ini Penyebabnya

Mohammad Resha Pratama - detikBali
Sabtu, 13 Des 2025 19:30 WIB
Jumpa Fans Lionel Messi di India ricuh. (Foto: REUTERS/Sahiba Chawdhary)
Denpasar -

Meet and greet Lionel Messi di India yang dinanti ribuan fans justru berujung ricuh. Mereka ngamuk dan merusak fasilitas stadion setelah akses melihat sang bintang dinilai dibatasi dan tak sesuai ekspektasi.

Dilansir dari detikSport, Sabtu (13/12/2025), Messi saat ini berada di India dalam rangka tur GOAT selama tiga hari. Ia dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Narendra Modi serta menghadiri acara peragaan busana.

Messi juga diagendakan bertemu artis Shah Rukh Khan dan legenda kriket India, Sourav Ganguly.

Setelah dari Kolkata, Messi dijadwalkan mengunjungi Hyderabad, Mumbai, dan Delhi. Penggemar bisa bertemu dan mendapatkan tanda tangan Messi dengan membeli tiket berharga mahal, kabarnya mencapai lebih dari 6.000 poundsterling atau setara Rp 130 jutaan.

Namun, harga tiket selangit itu tak menjamin penggemar bisa bertemu langsung dengan idolanya. Pada acara pertama di Salt Lake Stadium, Kolkata, Sabtu (13/12/2025) siang waktu setempat, Messi hadir bersama dua rekan setimnya di Inter Miami, Rodrigo De Paul dan Luis Suarez.

Messi dan rombongan sempat melambaikan tangan ke arah fans yang memadati stadion berkapasitas 110 ribu penonton tersebut. Namun, momen jumpa penggemar itu justru berlangsung tak terkendali.

Messi tidak bisa menyapa seluruh penggemar karena dikerumuni oleh sejumlah orang, pejabat, dan artis setempat. Fans pun kesulitan mendapatkan pandangan yang jelas untuk melihat Messi dari kejauhan.

Ironisnya, di dalam kerumunan tersebut juga terdapat beberapa panitia lokal dan pejabat pemerintah setempat. Situasi inilah yang memicu kekecewaan besar para penggemar.

"Melihat kekacauan besar seperti ini ini, manajemen dan pihak berwenang benar-benar kacau. Semua orang yang Anda lihat di sini mencintai sepakbola," ujar seorang fan yang dikutip dari Times of India.

"Kami semua ingin melihat Messi, tetapi ini benar-benar penipuan. Kami ingin uang kami kembali. Manajemennya sangat buruk. Ini adalah hari kelam bagi Kolkata. Kolkata dikenal sebagai kota sepak bola, kami mencintai sepak bola, kami mencintai Argentina, tetapi pengalaman ini benar-benar sebuah penipuan."

Simak Video "Video: Delpedro dkk Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Penghasutan Demo Ricuh "


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork