PSSI Buat Perhitungan ke AFF, Singgung Adanya 'Sepakbola Gajah'

Tim detikSport - detikBali
Rabu, 13 Jul 2022 05:05 WIB
Mochamad Iriawan menegaskan PSSI akan melakukan protes resmi ke AFF.
Mochamad Iriawan menegaskan PSSI akan melakukan protes resmi ke AFF. (Foto: dok.detikcom/Mercy Raya)
Bali -

PSSI membuat perhitungan usai Timnas Indonesia U-19 tersingkir dari Piala AFF U-19 2022. Dalam surat protesnya kepada ASEAN Football Federation (AFF), PSSI menyebut laga Vietnam vs Thailand, Minggu (10/7/2022) dengan skor 1-1, sebagai pertandingan yang tidak sportif. Itu pula yang dianggap menjadi salah satu penyebab Timnas Indonesia U-19 tersingkir.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule menyinggung adanya sepakbola gajah dalam ajang Piala AFF U-19 2022.

"Dulu regulasi ini diatur agar tidak ada sepak bolagajah dengan tidak ada penambahan gol yang banyak, sehingga mereka bisa main mata, dan sekarang diubah menjadi mini turnamen ini. Tetapi kita malah dirugikan," kata Iriawan, Senin (12/7/2022) seperti dikutip dari detikSport.


Menurut Iriawan, tak hanya kali ini Indonesia dirugikan dengan regulasi tersebut. Ia kemudian menyinggung saat Timnas Indonesia diarsiteki Indra Sjafri juga pernah menghadapi hal serupa.

"Pada 2018, saat AFC di Arab itu pernah diuntungkan dengan regulasi. Tetapi mainnya tidak seperti semalam, kami bermainnya dengan benar," ujarnya.

"Bukannya saya mengatakan laga Thailand bermain tidak benar, tetapi 10 menit terakhir tidak ada usaha pemain Thailand untuk mengambil bola Vietnam, passing terus ke kiper dan bek."

"Kami tunggu saja AFF turun untuk menyampaikan kepada publik kepada kita, federasi, dan kepada rakyat Indonesia, terkait pertandingan ini antara dua negara besar dan dua pemain yang cukup kuat Vietnam dan Thailand akan pantas atau tidak fair play atau tidak? Kita tunggu jawaban," Iriawan mengharapkan.

Tersingkirnya Indonesia dari Piala AFF U-19 2022 juga membuat penggemar sepakbola dalam negeri bereaksi. Publik menilai laga Vietnam vs Thailand merupakan pertandingan yang tidak fair play, terutama 10 menit menjelang berakhirnya pertandingan.

"Kita protes sekarang terkait hasilnya kami akan tunggu. Ini menyangkut kebersamaan negara ASEAN, Indonesia akan menjadi pilot project dari kejadian ini," kata Iriawan.

Seperti diketahui, Indonesia tak lolos ke babak selanjutnya dalam ajang Piala AFF U-19 2022. Garuda Muda tersingkir setelah finis di posisi ketiga Grup A dengan 11 poin. Perolehan poin tersebut sebenarnya sama dengan Vietnam dan Thailand, tapi kalah head-to-head dengan kedua tim tersebut.

Dilansir dari detikSport, Timnas Indonesia U-19 dipastikan telah tersingkir dari Piala AFF U-19 2022. Kepastian tersebut terasa makin menyakitkan karena pada saat yang sama, Indonesia pesta gol ke gawang Myanmar dalam matchday terakhir Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022) malam.

Kemenangan telak 5-1 atas Myanmar menjadi sia-sia karena pada waktu bersamaan, Vietnam bermain imbang 1-1 dengan Thailand di Stadion Madya, Jakarta. Hasil seri itu memastikan The Golden Star dan War Elephant lolos ke semifinal. Garuda Muda tersingkir setelah finis di posisi ketiga Grup A dengan 11 poin. Perolehan poin tersebut sebenarnya sama dengan Vietnam dan Thailand, tapi kalah head-to-head dengan kedua tim tersebut.



Simak Video "Final Sepakbola Porprov Jatim Rusuh, Penonton Jebol Pintu-Tawuran"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)