detikBali

Petani Kupang Tewas Membusuk di Kandang Sapi

Terpopuler Koleksi Pilihan

Petani Kupang Tewas Membusuk di Kandang Sapi


Yufengki Bria - detikBali

Polisi melakukan olah TKP penemuan jenazah pria, Yospat Dadi, di kandang sapi miliknya di Dusun III Nauen, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu (1/11/2026).
Foto: Polisi melakukan olah TKP penemuan jenazah pria, Yospat Dadi, di kandang sapi miliknya di Dusun III Nauen, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu (1/11/2026). (Dok. Polres Kupang)
Kupang -

Pria bernama Yospat Dadi (49) ditemukan tewas membusuk di kandang sapi miliknya di Dusun III Nauen, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

"Kondisi tubuhnya sudah menghitam, bengkak, kaku, dan dipenuhi belatung saat ditemukan. Keseharian korban sebagai petani," ujar Kasihumas Polres Kupang Ipda Lalu Randy Hidayat kepada detikBali, Senin (2/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Randy menuturkan kejadian itu bermula saat Yospat meninggalkan rumahnya pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 08.00 Wita untuk memberi makan ternak sapinya. Namun, hingga keesokan harinya, Yospat tak kunjung pulang.

Istri Yospat, Selfiana Mesakh (46), bersama anaknya, Rife Dadi (27), kemudian bersama-sama mencari Yospat sepulang dari gereja, Minggu.

ADVERTISEMENT

Mereka sempat menuju ke rumah keluarga, tetapi tak membuahkan hasil. Mereka lalu melanjutkan pencarian ke sekitar lokasi. Tak berselang lama, Yospat ditemukan telentang di dalam kandang sapi dalam kondisi tak bernyawa.

Kasus itu kemudian dilaporkan oleh Kepala Desa Poto, Melky Petan, kepada polisi. Sekitar pulul 22.40 Wita, sejumlah personel Polsek Fatuleu langsung mendatangi lokasi untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Poto, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Selanjutnya polisi bersama keluarga mengevakuasi jenazah ke rumahnya untuk disemayamkan sekitar pukul 02.30 Wita tadi.

"Korban diduga meninggal akibat kelelahan kerja dan henti jantung mendadak. Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi," tutur Randy.



(hsa/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads