detikBali

143 Pembalap Ramaikan MFOS Round 4 Mandalika 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

143 Pembalap Ramaikan MFOS Round 4 Mandalika 2026


Edi Suryansyah - detikBali

Ajang balap Mandalika Festival of Speed (MFOS) Round 4 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (18/10/2026). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali)
Ajang balap Mandalika Festival of Speed (MFOS) Round 4 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (18/10/2026). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali)
Lombok Tengah -

Sebanyak 143 pembalap meramaikan Kejurnas Mandalika Festival of Speed (MFOS) Round 4 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya animo peserta membuat Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mempertimbangkan untuk menata ulang kelas dan jadwal balap musim depan.

Direktur Operasi MGPA, Donny Mahardjono, mengatakan jumlah peserta yang terus bertambah perlu diimbangi dengan kapasitas grid dan waktu pelaksanaan balapan. Menurutnya, tingginya animo peserta juga menjadi peluang baru bagi MGPA untuk terus mengembangkan industri balapan di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau semakin banyak peserta, jumlah grid terbatas. Paling tidak, mungkin kita harus split," kata Donny kepada awak media di Sirkuit Mandalika, Minggu (18/10/2026).

Ajang MFOS Round 4 2026 telah berlangsung sejak Jumat (16/10). Kelas ITCR 1200 menjadi kategori dengan peserta terbanyak, yakni 32 pembalap. Disusul Agya OMR sebanyak 16 orang, SSS (14), Time Attack (10), ISTCR BMW Cup (9), dan ISTCR Sport (3). Kemudian, Brz dan ITCR 3600 Non-Kejurnas masing-masing 12 peserta, ITCR 1500 dan ISTCR 3600 masing-masing 11 mobil.

ADVERTISEMENT

Donny menuturkan pemisahan kategori, khususnya di kelas ITCR 1200, berpeluang dibahas dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memperjelas jenjang kompetisi balap. Hanya saja, dia berujar, langkah tersebut harus mempertimbangkan jadwal balap yang sudah padat.

"Ke depan sebaiknya dipisah untuk kategori lombanya, sehingga penjenjangannya bisa lebih teratur. Tapi konsekuensinya time schedule akan semakin padat. Ini yang mesti kami diskusikan nanti," imbuhnya.

MGPA juga membuka peluang penambahan kelas one-make race Formula Inden pada MFOS tahun depan. Adapun jumlah putaran diperkirakan tetap tiga atau empat kali, meski masih akan dibahas bersama pihak terkait.

"Tahun depan kami kemas dengan berbeda karena kemungkinan besar juga akan ada tambahan one-make-race untuk Formula Inden yang juga akan join dengan MFOS," bebernya.

Donny berharap ajang balap mobil di Mandalika dapat mendorong lebih banyak pembalap lokal untuk ikut berkompetisi, termasuk melalui kelas pemula seperti Agya OMR. Sejauh ini, di berujar, pembalap lokal jarang tampil di ajang Kejurnas.

"Dari NTB saat ini masih belum terlihat. Tapi paling tidak dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini kita bisa merangsang merekalah yang yang sebelumnya mungkin hanya bermain di time attack, dengan adanya balap mobil ini mungkin bisa merangsang mereka juga join minimal misalkan di kelas pemula yang kami anggap sebagai entry level. Misalkan UMR Agya, bukan kelas-kelas pemulalah," imbuhnya.

Menurut Donny, tingginya peminat MFOS Round 4 tak terlepas dari dampak ajang balap motor MotoGP Mandalika pada 9-11 Oktober lalu. Ia menyebut banyak pembalap dan klub motorsport dari luar negeri yang penasaran untuk turut menjajal Sirkuit Mandalika.

"Saya sempat ngobrol-ngobrol dengan mereka, ingin melihat track Mandalika, mencoba kompetisi di Indonesia, tapi tidak untuk benar-benar berkompetisi secara serius," pungkasnya.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads