Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram meminjamkan dua bus kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) guna mendukung kelancaran transportasi selama MotoGP Mandalika 2026. Dua kendaraan itu akan dipakai sebagai shuttle bus penonton.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mataram, Zulkarwin, mengatakan dua bus itu akan beroperasi khusus mengangkut penonton MotoGP Mandalika. Keduanya akan beroperasi khusus Sabtu dan Minggu selama balapan berlangsung.
"Bus kami pinjamkan ke provinsi untuk shuttle bus. Ada dua unit bus kuning. Pengoperasiannya fokus untuk Sabtu dan Minggu," kata Zulkarwin saat dikonfirmasi, Jumat (9/10/2026).
Menurut Zulkarwin, kendali operasional dan skema rute dua bus kota sepenuhnya akan ditangani oleh Dishub NTB. Meski kendali dipegang oleh provinsi, armada tetap akan mengedepankan keamanan dengan menyiagakan pengemudi dari Dishub Mataram.
"Driver-nya tetap dari kami, tetapi yang mengendalikan operasional di lapangan adalah Dishub Provinsi," jelas Zulkarwin.
Satu armada bus kuning milik Pemkot Mataram ini memiliki kapasitas 17 tempat duduk. Kehadiran dua armada ini diharapkan mampu memperlancar serta mempermudah akses ketersediaan angkutan penonton menuju Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
Sebagai informasi, MotoGP Mandalika 2026 tengah berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, pada 9-11 Oktober 2026. Sejumlah pebalap juga sudah mulai berdatangan di Lombok sejak sepekan jelang balapan.
Ajang balap motor dunia itu juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan pendukung. Salah satunya parade riders MotoGP di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026 dan kunjungan riders ke sejumlah sekolah.
Simak Video "Video Awas Jorge Martin! Marc Marquez Makin Dekat Jelang MotoGP Mandalika"
(hsa/hsa)