detikBali

Truk Angkut 15 Penumpang Terguling di Lembata, 5 Orang Tewas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Truk Angkut 15 Penumpang Terguling di Lembata, 5 Orang Tewas


Yurgo Purab - detikBali

Truk terbalik di jalan Desa Baupana menuju Desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, NTT, Selasa (6/9/2026). (Foto: Dok. Polres Lembata)
Truk terbalik di jalan Desa Baupana menuju Desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, NTT, Selasa (6/9/2026). (Foto: Dok. Polres Lembata)
Lembata -

Truk Mitsubishi Colt Diesel yang mengangkut sebanyak 15 penumpang terguling di jalur Desa Baupana menuju Desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), pagi tadi. Sebanyak lima orang tewas dalam insiden maut tersebut.

Kasat Lantas Polres Lembata, Iptu Januardana Rambi, mengungkapkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Januardana mengatakan truk tanpa TNKB itu semula bergerak dari Desa Baupana dengan tujuan Kampung Lama, Desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan, Lembata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kendaraan tersebut mengangkut pasir kurang lebih setengah bak, air dalam jerigen sebanyak kurang lebih 10 buah dengan kapasitas sekitar 35 liter per jerigen, serta penumpang sebanyak 15 orang," kata Januardana saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (6/10/2026).

Januardana mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada jalan menanjak. Ia menduga truk tersebut kehilangan kendali sehingga pengemudi berupaya memundurkan kendaraan pelan-pelan.

ADVERTISEMENT

"Pada saat kendaraan bergerak mundur, kendaraan diduga tergelincir dan kemudian terbalik," imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah penumpang mengalami benturan dan tertimbun material pasir yang diangkut pada bak truk. Sebanyak 10 orang mengalami luka-luka dan lima orang lainnya tewas. Menurut Januardana, seluruh penumpang yang meninggal merupakan perempuan.

"Korban meninggal inisual MKL (72), MMR (63), TM (56), ML (35) dan YU (52)," kata Januardana.

Januardana mengatakan korban luka-luka selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Hadakewa. Sebanyak tujuh orang kemudian dirujuk ke RSUD Lewoleba untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dan dua lainnya sudah kembali ke rumah masing-masing.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads