Ratusan SD Berubah Nama, Pemkot Mataram Kaji Pengadaan Atribut Gratis

Sui Suadnyana, Nathea Citra - detikBali
Kamis, 01 Okt 2026 20:50 WIB
Foto: Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Mataram Yusuf saat diwawancarai di Mataram, Selasa (29/7/2025). (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram tengah mengkaji pengadaan bet atau atribut gratis bagi pelajar sekolah dasar (SD). Kajian dilakukan lantaran ratusan SD di Mataram berubah nama. Walhasil, bet pada seragam siswa juga harus mengikuti perubahan.

"Ada potensi untuk menggratiskan itu ya. Kita berdoa saja agar tidak membebani orang tua," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Mataram, Yusuf, saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Seperti diketahui, ratusan SD) mulai mengubah nama sekolahnya sesuai Peraturan Wali Kota Mataram. Perubahan nama sekolah resmi diberlakukan pada tahun ajaran baru beberapa waktu lalu.

Perubahan nama 142 sekolah ini dilakukan untuk menyamaratakan sekolah-sekolah yang sebelumnya hanya fokus menggunakan nama tiga kecamatan, yakni Ampenan, Mataram, dan Cakranegara.

"Nanti akan kami buat (surat edarannya). Intinya kami imbau agar sekolah tidak membebani orang tua murid karena terjadinya merger pergantian nomenklatur sekolah. Misalnya dahulu SDN 1 Ampenan, sekarang jadi SDN 3 Mataram. Bet-nya saja yang berubah," ungkap Yusuf.

Pergantian bet sekolah, jelas Yusuf, wajib dilakukan pada tahun ajaran baru, yakni pada 2027. Para murid kini masih bisa menggunakan bet sekolah lama.

Adapun beberapa sekolah yang kini telah berganti nama di antaranya SDN 1 Cakranegara menjadi SDN 1 Mataram, SDN 7 Mataram menjadi SDN 18 Mataram, SDN 22 Cakranegara menjadi SDN 70 Mataram, SDN 34 Ampenan menjadi SDN 100 Mataram, SDN Model Mataram menjadi SDN 142 Mataram, dan masih banyak lagi.



Simak Video "Belajar Kehidupan Lewat Pendidikan"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork