Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), mencabut ornamen yang dipasang di kawasan Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, Lombok, NTB. Kebijakan tersebut diambil setelah mendapatkan protes dari pegiat lingkungan.
Ornamen tersebut dipasang di dekat Danau Segara Anak dengan motif Gerbang Selatan Sangkareang yang bertulis "Danau Segara Anak". Namun, keberadaanya justru mendapatkan penolakan dari pegiat lingkungan.
Penolakan tersebut dari komunitas yang mengatasnamakan diri Forum Rinjani Bagus (FRB). Mereka membuat petisi sebagai bentuk penolakan ornamen tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menolak keberadaan ornamen tersebut. Alih-alih memperindah, kehadirannya justru mengganggu pemandangan alami dan merusak keutuhan visual kawasan. Lebih jauh, pembangunan fasilitas di kawasan konservasi harus tunduk pada ketentuan perlindungan lingkungan, kesesuaian zonasi, serta peruntukan pemanfaatan kawasan," tulis Sobah Mahdi, pegiat lingkungan dari FRB, dalam akun facebooknya, dikutip detikBali, Senin (21/9/2026).
Ia menyebut, Danau Segara Anak tidak membutuhkan ornamen seperti yang dipasang oleh TNGR. Justru keberadaanya dinilai merusak pemandangan yang ada di kawasan tersebut.
"Danau Segara Anak tidak membutuhkan ornamen untuk menjadi indah. Keindahannya telah hadir secara alami, terbentuk dari bentang pegunungan, air danau, serta ekosistem yang menjadi bagian penting dari kekayaan Rinjani," imbuhnya.
Ia meminta ornamen tersebut dibongkar dan diturunkan dari kawasan Danau Segara Anak. Selain itu, pihak TNGR juga diminta untuk tidak memasang hal serupa di kawasan Gunung Rinjani
"Kami menyatakan menolak keberadaan ornamen tersebut dan menuntut agar ornamen di tepian Danau Segara Anak segera dibongkar dan diturunkan dari kawasan danau Segara anak. Dan hal serupa tidak diulangi kembali di seluruh kawasan Rinjani dengan dalih apapun," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardiaristo, menyatakan telah mencabut ornamen tersebut. Kritikan dan masukan yang disampaikan oleh pegiat lingkungan akan menjadi evaluasi ke depan.
"Sudah dicabut (ornamen) yang di Danau Segara Anak. terima kasih masukkannya teman-teman pecinta Gunung Rinjani. Ini menjadi bahan evaluasi untuk kami juga," kata Astekita.