Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mengimbau para orang tua agar tidak khawatir terhadap program imunisasi untuk anak-anak sekolah. Seperti diketahui, pemerintah menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) untuk mencegah penyakit berbahaya seperti campak hingga kanker leher rahim.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Emirald Isfihan, menyebut program pemberian vaksin tersebut bertujuan untuk melindungi kesehatan anak. Emirald meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang menyebut vaksin berbahaya.
"BIAS ini sangat penting untuk memastikan kesehatan anak-anak kita. Saya berharap sekali, jangan ada resistensi, jangan ada hoaks yang mengatakan ini berbahaya, itu berbahaya," ujar Emirald saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).
Emirald khawatir penolakan terhadap imunisasi dapat memicu dampak domino bagi sistem kesehatan masyarakat. Menurutnya, hal itu juga bisa menghambat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.
"Jangan ada penolakan. Kalau memang butuh sosialisasi lebih, nanti kami hadirkan ahlinya untuk mensosialisasikan lagi. Yakin saja terhadap program ini adalah program yang sangat baik untuk kesehatan dan masa depan anak-anak kita," ungkapnya.
Simak Video "Video Kemenkes: Capaian Imunisasi PCV Indonesia per Maret 2025 di Bawah 10%"
(iws/iws)