Para nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan mendapat bantuan 50 kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selama ini, para nelayan di kawasan pesisir itu melaut dengan kapal-kapal kecil.
Hal itu diungkap oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), saat mengunjungi KNMP di Lombok Timur, Jumat (31/7/2026). Menurut Zulhas, para nelayan sulit menangkap ikan ke tengah laut jika menggunakan kapal-kapal kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perahunya kecil-kecil nggak bisa ke laut jauh di tengah. Akhirnya laut kita dikuasai Tiongkok, Thailand, Vietnam, Australia, habis ikan kita dicuri," kata Zulhas saat berdialog dengan nelayan di KNMP Desa Ekas Buana, Lombok Timur.
"Tadi minta 10 (kapal), tetapi dikasih 50 sama Menteri Kelautan," imbuhnya.
Zulhas menilai hasil tangkapan nelayan akan meningkat jika melaut dengan kapal berukuran besar. Dengan begitu, dia berujar, penghasilan para nelayan juga akan meningkat.
"Kalau nelayan kita produktif, dia makmur, dia bisa punya kapal bagus, bisa menguasai lautan Indonesia," ucap Zulhas.
Selain bantuan kapal, Zulhas juga berjanji akan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di kawasan pesisir tersebut. Menurutnya, keberadaan SPBUN akan mempermudah nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dengan harga terjangkau.
"Mau ambil minyak, jauh. Ini akan dibangun oleh Pak Menteri Kelautan, SPBU Nelayan, itu harga solar yang subsidi. Kalau di luar Rp 20 ribu, dia Rp 15 ribu harganya, lebih murah," imbuhnya.