Seorang anak perempuan berusia 16 tahun asal Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris berlayar ke Makassar setelah kabur dari rumah. Remaja berinisial MU itu akhirnya ditemukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo Polres Manggarai Barat saat hendak melakukan check-in tiket kapal Pelni di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Sabtu (18/7) malam.
MU sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak pekan lalu. Polisi menemukan remaja tersebut dalam kondisi selamat sebelum sempat naik ke kapal.
"Keberhasilan penemuan anak ini bermula dari koordinasi intensif dan permintaan bantuan pencarian orang hilang dari Satreskrim Polres Sikka kepada Polres Manggarai Barat," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, Minggu (19/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan respons cepat terhadap laporan orang hilang dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya tindak pidana lain, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun eksploitasi anak.
"Begitu kami menerima koordinasi resmi dari rekan-rekan Polres Sikka mengenai adanya laporan anak hilang yang terdeteksi mengarah ke Labuan Bajo, saya langsung menginstruksikan Kasat Reskrim dan Tim URC Resmob Komodo untuk memperketat pengawasan di titik-titik pintu keluar, khususnya pelabuhan penyeberangan," terang Christian.
Menurut Christian, pelabuhan di Labuan Bajo menjadi salah satu titik krusial penyeberangan antarprovinsi. Karena itu, pengawasan di kawasan pelabuhan diperketat setelah menerima informasi keberadaan MU mengarah ke Labuan Bajo.
"Kami tidak ingin kecolongan. Anggota di lapangan langsung melakukan penyisiran intensif selama berjam-jam di area Waterfront dan loket tiket Pelni. Berkat kejelian personel di lapangan, anak tersebut berhasil kami temukan dalam keadaan sehat sebelum sempat naik ke atas kapal," jelas Christian.
MU diketahui melarikan diri dari rumahnya di Kampung Rohot, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka. Ia menumpang truk dari Maumere pada 13 Juli 2026 menuju Manggarai Barat.
Setibanya di Manggarai Barat, MU sempat menginap di rumah keluarganya. Bibinya kemudian mengantar MU ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk berangkat ke Makassar.
Saat ini MU masih berada di ruang pelayanan Tim URC Resmob Komodo Polres Manggarai Barat. Kondisinya sehat, aman, dan mendapat pendampingan psikologis secara humanis. Polres Manggarai Barat juga masih berkoordinasi dengan Polres Sikka.