Warga Keluhkan Pompa Saluran Tinja di Taman Jangkar Ampenan

Nathea Citra - detikBali
Rabu, 24 Jun 2026 21:15 WIB
Foto: Lokasi Taman Jangkar, Ampenan, Kota Mataram, Rabu (24/6/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Keberadaan pompa saluran tinja di Taman Jangkar, Ampenan, Kota Mataram menuai kritikan warga sekitar. Warga takut jika pompa saluran tinja akan mengeluarkan bau yang menyengat, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

"Kami takut kalau bau-nya keluar, pasti menyengat. Kami juga baru tahu kalau bakal ada pompa tinja disini," kata salah seorang warga Ampenan, Rabu (24/6/2026).

Menanggapi keluhan warga Ampenan, Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning menuturkan bahwa pompa tinja yang berlokasi di Taman Jangkar Ampenan tersebut hanyalah sebuah lintasan. Yakni, lintasan untuk memindahkan air.

Pembangunan pompa tinja tersebut bertujuan untuk membantu menyedot air dan mendorongnya kembali mengikuti prinsip gravitasi, dan bukan untuk mengumpulkan air di lokasi tersebut.

"Rumah pompa itu bukan untuk menampung, hanya untuk menyedot dan menggelontorkan lagi sesuai gravitasi," kata Lale, saat dikonfirmasi, Rabu.

Lale menepis kekhawatiran bahwa keberadaan rumah pompa itu akan merusak estetika lingkungan. Menurutnya, rumah pompa tersebut nantinya didesain agar menyatu dengan taman dan bangunan yang ada, sehingga tidak terlihat mencolok atau memberikan kesan kumuh.

"Tidak kelihatan bahwa itu adalah rumah pompa," jelasnya.

Menurut Lale, dampak dari proyek tersebut dipastikan akan diperbaiki dan dikembalikan seperti semula. Baik itu jalan kota, provinsi ataupun jalan nasional yang dilintasi saluran tinja.

"Infrastruktur jalan atau apapun yang mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh proyek ini akan diganti sedemikian sampai dengan existing yang ada," ungkap Lale.

Sebagai informasi, program sambungan jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal induk. Program ini merupakan bantuan Bank Dunia melalui pemerintah pusat, dengan anggaran sekitar Rp 1,3 triliun, dan akan ditargetkan terbangun pada pertengahan 2025-2026.



Simak Video "Video: Komitmen ADHI Karya Jalankan Proyek Sekolah Rakyat agar Tepat Waktu-Mutu"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork