Jasad Pasutri Austria Tewas di Air Terjun Labuan Bajo Dikremasi di Bali

Ambrosius Ardin - detikBali
Rabu, 03 Jun 2026 11:19 WIB
Foto: Jenazah dua turis Austria diberangkatkan ke Bali untuk kremasi, Rabu (3/6/2026). (Dok. Humas Polres Manggarai Barat)
Manggarai Barat -

Jenazah dua wisatawan asal Austria yang tewas terjatuh dari jembatan gantung lapuk di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dikremasi di Bali setelah telantar 10 hari di Labuan Bajo.

Abu jenazah pasangan suami istri (pasutri) itu akan dibawa ke negara asalnya. Anak mereka sudah ada di Bali untuk mengurus proses kremasi hingga membawa pulang abu jenazah tersebut ke Austria.

Jenazah turis bernama Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57) itu diterbangkan ke Bali, tadi pagi. Jenazah mereka berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo sejak hari kejadian.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kedutaan Besar Austria, jenazah dikirim ke Bali untuk proses kremasi terlebih dahulu. Setelah itu, abu jenazah baru diteruskan ke Austria," kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Lufthi Darmawan Aditya.

Tak ada keluarga korban yang datang menjemput kedua jenazah di Labuan Bajo. Pihak RSUD Komodo mengambil tanggung jawab mengantar kedua jenazah itu hingga ke tangan perwakilan Kedutaan Besar Austria di Bali. Kepala Kamar Jenazah RSUD Komodo, Agustinus Janggu, diutus untuk mendampingi ke Bali.

"Karena tidak ada anggota keluarga di Labuan Bajo, jenazah didampingi langsung oleh perwakilan rumah sakit untuk diserahkan kepada Kedutaan Besar Austria di Bali," terang Lufthi.

Jenazah Jurgen dan Astrid diterbangkan ke Bali menggunakan maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6332 pada pukul 09.50 Wita.

"Dengan keberangkatan ini, wewenang penanganan jenazah kini sepenuhnya beralih kepada pihak Kedutaan Austria di Denpasar sebelum nantinya menempuh perjalanan jauh kembali ke Austria," tandas Lufthi.

Jurgen dan Astrid terjatuh dari jembatan gantung dengan ketinggian sekitar 20 meter. Jembatan itu ambruk hingga kedua turis terjatuh mengenai batu besar dan tewas di lokasi. Hasil investigasi polisi di lapangan mengungkapkan jembatan gantung itu sudah dalam kondisi lapuk, tak layak digunakan.

Polisi kini mengusut kasus kematian dua turis itu dengan menyelidiki dugaan kelalaian pengelola destinasi tersebut. Air Terjun Cunca Wulang merupakan destinasi populer di daratan Labuan Bajo. Destinasi itu dikelola Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat.



Simak Video "Video: 2 Turis Asing Tewas Terjatuh dari Jembatan Wisata Air Terjun Labuan Bajo"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork