Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram merevitalisasi tujuh sekolah jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Mataram pada 2026. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 2,2 miliar.
"Ada tujuh sekolah (direvitalisasi) di tahun ini. Dan ada beberapa sekolah yang melanjutkan pembangunannya, misalkan saja SDN 44 Cakranegara, SDN 30 Cakranegara, dan SMPN 17 Mataram. Jadi dari tujuh sekolah ini ada yang penambahan ruang kelas dan ada juga yang direhab," kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Mataram, Syarafudin, saat diwawancarai, Rabu (20/5/2026).
Syarafudin merinci tujuh sekolah yang direvitalisasi tahun ini, yakni SDN 44 Cakranegara, SDN 30 Cakranegara, SDN Model, dan SDN 13 Ampenan. Selanjutnya, SMPN 8 Mataram, SMPN 17 Mataram, dan SMPN 19 Mataram.
"Pelaksanaannya di tahun ini, dengan total anggaran Rp 2,2 miliar untuk tujuh sekolah. Besaran anggaran tiap sekolah ini berbeda-beda, mulai dari Rp 200 juta, Rp 300 juta, hingga Rp 400 juta. Anggaran Rp 2,2 miliar ini berasal dari APBD 2026," jelasnya.
Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, perbaikan yang dilakukan meliputi penambahan ruang kelas, perbaikan atap, renovasi total, hingga perbaikan fasilitas ruang lainnya.
"Tergantung sekolahnya, tapi rata-rata penambahan ruang kelas dan atap," jelasnya.
"Kami beri deadline 3 bulan, tahun ajaran baru nanti sudah bisa (digunakan)," sambung Syarafudin.
Sebelumnya, Disdik Mataram mengusulkan 50 sekolah untuk direvitalisasi pada 2026 ke Kementerian Pendidikan. Puluhan sekolah tersebut masuk kategori rusak dan dinilai perlu segera diperbaiki.
Kepala Disdik Mataram, Yusuf, mengatakan dana revitalisasi tersebut sepenuhnya bersumber dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. Dana itu nantinya disalurkan langsung ke masing-masing sekolah penerima.
"Untuk tahun ini ada 50 sekolah yang kami usulkan direvitalisasi. Kemarin baru selesai kami presentasikan," kata Yusuf, sebelumnya.
Yusuf menjelaskan, 50 sekolah yang diusulkan untuk revitalisasi tersebar dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Mataram. Sekolah yang memenuhi syarat akan menerima dana revitalisasi.
"Sudah kami usulkan melalui sistem. Untuk kategori kerusakan, nanti yang menentukan kementerian, karena nanti ada aplikasinya," tuturnya.
Sebagai informasi, sebanyak 26 sekolah di Kota Mataram telah direvitalisasi pada 2025. Jenis perbaikan meliputi ruang kelas, ruang guru, lapangan sekolah, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Simak Video "Video: Pemerintah Siapkan Rp 4 T untuk Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana"
(dpw/dpw)