Muara Naus di Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan salah satu muara berbahaya. Sebab, muara tersebut merupakan habitat buaya. Nekat mandi di sana, nyawa taruhannya.
Terbaru, pria bernama Mindis (28) ditemukan tewas setelah diterkam buaya di Muara Naus. Jasad Mindis ditemukan Minggu (17/5/2026) siang.
"Upaya pencarian intensif akhirnya membuahkan hasil. Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, kepada detikBali, Minggu.
Mexianus menjelaskan Mindis ditemukan saat tim SAR menyisir lokasi menggunakan perahu karet dengan luas area pencarian sekitar 500 meter hingga satu kilometer.
Setelah ditemukan, jenazahnya lalu dievakuasi dan diserahkan kepada polisi dan keluarga untuk proses selanjutnya. Menurut Mexianus, dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan buaya di wilayah perairan sekitar serta menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan," pungkas Mexianus.
Korban Merupakan ODGJ
Sementara itu, Kepala Desa Soliu Markus Akulas, mengungkapkan Mindis selama ini berdomisili di Dusun 3, Desa Soliu. Namun, bukan merupakan warga asli setempat, tetapi warga setempat sudah menganggapnya sebagai bagian dari mereka.
Selain itu, Mindis diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dan tinggal di Desa Soliu sejak 2015. Menurut Markus, saat ditemukan, terdapat sejumlah luka gigitan di bagian pangkal kanan. Kemudian paha kanan patah, kaki kanan ada luka gigitan dan beberapa luka goresan di bagian tangan kanannya.
"Untuk sementara jenazah telah diserahkan ke Ketua RT 06 untuk proses pemakaman. Karena yang bersangkutan adalah ODGJ yang sudah lama sejak tahun 2015 datang ke Soliu, tanpa ada yang mengenalnya. Namun selama ini dia bersama-sama dengan warga," tutur Markus.
Simak Video "Video: Pria 50 Tahun di Polman Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai"
(hsa/nor)