Ratusan warga terisolasi di Dusun Wawu Dalam, Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Musababnya, akses jembatan penghubung desa induk terputus diterjang banjir.
"Totalnya ada 121 kepala keluarga (KK) atau 359 jiwa yang terisolasi di Dusun Mawu Dalam," ungkap Kepala Desa Mawu, Jamaluddin, kepada detikBali, Minggu (8/3/2026).
Jamaluddin mengungkapkan ratusan warga di dusun itu terisolasi karena jembatan sepanjang 26 meter di Watasan So Mpungga Dusun Mawu Dalam terputus. Akses penghubung menuju desa induk itu terputus akibat diterjang banjir setelah hujan deras pada 6-7 Maret kemarin.
"Jembatannya terputus diterjang banjir setelah hujan deras dua hari berturut-turut," imbuhnya.
Selain tak bisa dilintasi warga, terputusnya jembatan itu membuat anak-anak tak bisa berangkat ke sekolah. Demikian pula dengan para guru SDN Mawu Dalam yang tidak bisa mengajar karena tak ada akses jalan alternatif.
"Warga melintas terpaksa menyeberang sungai karena keadaan dan kondisi mendesak," ujar Jamaluddin.
Jamaluddin mengaku sudah bersurat dan menyampaikan kondisi tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima. Ia berharap pemerintah daerah segera membangun jembatan alternatif.
Simak Video "Video: Jembatan Penghubung di Probolinggo Ambruk, Siswa Sulit ke Sekolah"
(iws/iws)