Seekor anak babi dengan bentuk wajah mirip gajah menghebohkan warga di Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bagaimana penjelasan ahli terkait fenomena tersebut?
Pejabat Otoritas Veteriner pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat, Yanuarius Saridin, menjelaskan babi lahir dengan wajah mirip gajah itu akibat gangguan selama pembentukan embrio. Menurutnya, kondisi itu akibat kelainan genetik pada induknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Babi lahir mirip seperti gajah tersebut terjadi gangguan pembentukan selama pembentukan embrio pada masa kebuntingan awal," jelas Yanuar, Minggu (30/11/2025).
Yanuar mengatakan kelainan genetik induk yang diturunkan ke anak babi itu disebut dengan gen resesif. Menurutnya, kemungkinan adanya anak babi yang terlahir dengan kelainan genetik itu kecil.
"Itu kelainan herediter atau bawaan dari induknya, dan gen resesif yang diturunkan dari induknya sekitar 5-10 persen diwariskan oleh induknya," kata Yanuar.
Menurut dia, anak babi yang lahir dengan kelainan genetik tak berumur panjang. Anak babi itu bertahan hidup paling lama dua jam.
"Babi tersebut tidak akan bertahan lama, hanya beberapa menit atau 1-2 jam akan mati," tandas Yanuar.
Kelahiran seekor anak babi dengan wajah menyerupai gajah itu terjadi pada Sabtu (29/11/2025). Hidung babi itu lumayan panjang, terlihat seperti belalai pada gajah.
Berdasarkan foto yang beredar, mulut babi itu tampak monyong, panjang, dan lebar. Bola matanya sedikit terlihat keluar dari kelopaknya. Terdapat pula tali pusar relatif panjang pada babi tersebut.
"Muka babi itu mirip gajah," ungkap Dedy Hengki, tetangga pemilik babi tersebut, Sabtu malam.
Dedy mengatakan induk babi itu hanya melahirkan satu ekor babi dengan kondisi wajah mirip gajah tersebut. Babi tersebut hanya bertahan hidup beberapa menit setelah lahir. "Babi sudah dikuburkan," ujar Dedy.
Menurut Dedy, kelahiran anak babi menyerupai gajah itu membuat sejumlah warga kampung ketakutan. Sebab, sebelum-sebelumnya tidak pernah ada kejadian serupa di kampung itu.
Simak Video "Video: Komodo Keliaran di Area Sekolahan Labuan Bajo"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)











































