VCS Viral di Lombok, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penyebar

Ahmad Viqi - detikBali
Sabtu, 11 Jun 2022 07:45 WIB
Ilustrasi Main HP
Polda NTB mengantongi identitas pelaku penyebar video call sex (VCS) viral yang menyeret seorang ASN yang bertugas di Dinas Sosial Pemda Lombok Utara. (Foto: Shutterstock/)
Mataram -

Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengantongi identitas pelaku penyebar video call sex (VCS) viral yang menyeret RA, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara.

"Setelah kita melakukan penyelidikan, kita sudah tahu identitas pelaku," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Jumat malam (10/6/2022) usai pertemuan di Senggigi Lombok Barat.


"Pelakunya sudah kita tahu," jawabnya.

Meski begitu, Artanto belum bisa menyebutkan sosok pelaku penyebar VCS berdurasi 5 menit 10 detik itu. Seperti diketahui, video VCS yang menyeret oknum ASN itu sempat diunggah di dua platform media sosial Facebook dan Youtube.

Selain itu, Artanto mengatakan status RA saat ini masih menjadi pelapor atau korban pemerasan VCS viral di media sosial.

"Apakah RA tidak terjerat undang-undang ITE (informasi transaksi elektronik)? Nanti kita lihat. Tentunya masih kita melakukan penyelidikan," ujar Artanto.

Menanggapi soal dugaan adanya oknum anggota kepolisian yang terlibat dalam penyebaran VCS tersebut, Artanto menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Masih kita selidiki," ujarnya.

Informasi yang dihimpun detikBali, pelaku penyebar VCS itu merasa cemburu saat korban RA memiliki hubungan spesial dengan kekasihnya. Pelaku sengaja menyebarkan VCS tersebut dengan modus pemerasan hingga menjadi viral.

"Intinya, korban RA sudah melapor bahwa dia menjadi korban pemerasan. Yang jelas ppolda ntolisi sudah mengantongi identitas pelaku juga, pelaku ini pria," pungkas Artanto.

Sebelumnya, korban VCS yang diduga menyeret nama salah satu ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, NTB telah mengajukan cuti kerja selama 12 hari. Sementara itu, Pemda Lombok Utara belum bisa mengambil keputusan terkait pemberian sanksi disiplin kepada oknum ASN yang menyebut dirinya sebagai korban VCS viral tersebut.



Simak Video "Mahasiswa di Makassar Peras Mantan Pacar, Ancam Sebar Video Call Mesum!"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)