Diduga Cekik Nelayan, Bupati Sabu Raijua Dipolisikan

Yufengki Bria - detikBali
Sabtu, 17 Okt 2026 13:35 WIB
Foto: Bupati Sabu Raijua Krisman Riwu Kore. (Dok. Pemkab Sabu Raijua)
Kupang -

Krisman Bernard Riwu Kore, Bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan ke polisi setelah diduga mencekik leher seorang nelayan, Rahul Adrianus Ratu (47). Insiden itu terjadi di Jalan Waduwala, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.

"Itu kan sudah kami terima laporannya dan masih penyelidikan. Kami juga sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah kejadian," ujar Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Natonis, saat dihubungi detikBali, Sabtu (17/10/2026).

Paulus menuturkan kasus itu bermula saat Rahul sedang duduk di pondoknya yang terletak di Pantai Uba Happu sembari membersihkan ikan bersama sejumlah keluarganya.

Tak lama kemudian, Krisman mendatangi lokasi dan menanyakan keberadaan Rahul. Rahul lantas menjawab bahwa dirinya yang berada di lokasi tersebut.

Politikus PDIP itu diduga langsung mencekik leher dan mencengkeram kerah baju milik Rahul sembari melontarkan perkataan bernada ancaman untuk memukul Rahul hingga tewas.

Beruntung, aksi itu sempat dilerai oleh Kapolsek Sabu Timur Ipda Daniel Fia bersama sejumlah anggotanya yang berada di lokasi. Namun, di tengah upaya melerai, Rahul malah ditendang oleh seorang pria yang tidak dikenalinya.

Selanjutnya Rahul langsung mendatangi Polres Sabu Raijua untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan tersebut teregistrasi dalam laporan polisi nomor: LP/B/940/2026/SPKT/ Polres Sabu Raijua/Polda NTT.

"Jadi kami sudah buat surat undangan klarifikasi untuk saksi-saksi, termasuk Bupati untuk hari Senin ini mau diperiksa karena memang kasusnya sudah terjadi," tutur Paulus.

detikBali sudah berupaya meminta penjelasan Krisman terkait laporan polisi tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, pesan singkat yang dikirimkan detikBali belum dibalas dan telepon juga tidak kunjung diangkat.



Simak Video "Video: Zulkifli Hasan Soroti Nelayan yang Tak Punya Daya Tawar"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork