detikBali

Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Dompu, Satu Orang Kabur

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Dompu, Satu Orang Kabur


Faruk - detikBali

Ilustrasi penangkapan, ilustrasi borgol
Foto: Ilustrasi borgol (A.Prasetia/detikcom)
Dompu -

Petugas Satuan Resnarkoba Polres Dompu menggerebek rumah yang diduga menjadi tempat pengedaran narkoba di Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (30/9/2026). Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap satu orang pengedar berinisial MGR (18) dan menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 7,23 gram.

Namun, seorang pengedar perempuan berinisial E (40) berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

"Satu orang pengedar perempuan inisial E (40) berhasil kabur," kata Kasat Narkoba Polres Dompu, Iptu Rahmadun Siswadi dalam keterangannya Kamis (1/10/2029).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rahmadun mengungkapkan E melarikan diri ketika situasi di lokasi penggerebekan memanas. Sejumlah warga disebut berusaha menghalang-halangi petugas yang melakukan penggerebekan.

ADVERTISEMENT

Saat itu, polisi diadang dan dilempari oleh sejumlah warga. Kondisi tersebut membuat situasi di sekitar lokasi menjadi memanas.

"Dia melarikan diri setelah situasi di sekitar lokasi penggrebekan memanas akibat adanya provokasi dan pelemparan oleh sejumlah warga," ungkapnya.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan MGR beserta sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut antara lain sabu-sabu siap edar, sisa pakai, alat hisap lengkap, serta uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan narkoba.

"Petugas menyita narkoba jenis sabu seberat 7,23 gram, uang tunai Rp 1,2 juta dan lima unit telepon seluler," jelasnya.

Rahmadun menegaskan polisi kini mengejar E yang melarikan diri. Sementara itu, MGR yang telah ditangkap dibawa ke Polres Dompu untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Terhadap terduga yang berhasil diamankan beserta barang bukti, kami melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Kami juga terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber narkotika serta kemungkinan adanya jaringan lain.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads